Hero Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Jatibarang

oleh -44 views
Anggota DPR RI Hero, berfoto bareng para kepala sekolah swasta di Jatibarang

INDRAMAYU – Anggota DPR RI Fraksi Partai DemokratDr Ir H E Herman Khaeron MSi (Hero) menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika . Kegiatan sosialisasi tersebut, di hadiri oleh para kepala sekolah swasta yang tergabung dalam Forum Kepala Sekolah Swasta di Kecamatan Jatibarang, Kamis (03/12).

“Para guru merupakan komponen penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada anak didiknya. 4 pilar kebangsaan ini harus tetap dirawat demi keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” terang anggota dari Dapil Jawa Barat VIII, di hadapan para undangqn.

Anggota DPR-MPR RI yang menjabat sejak 2009 hingga sekarang itu, menjelaskan urgensi empat pilar berbangsa dan bernegara. Antara lain untuk menumbuhkan Kesadaran Konstitusional dan memperkuat Ideologi Pancasila Ditengah Pandemi Covid-19 saat ini.

“Salah satu pilar kebangsaan, lanjut dia, ang penting dan relevan dengan bidang keagamaan semisal pondok pesantren. Di antaranya Pancasila pada sila pertama. Yaitu hidup di Indonesia harus berketuhanan. Tidak boleh ada orang yang hidup di Indonesia tanpa percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” imbuh suami dari Calon Wakil Bupati Kabupaten Indramayu dr Hj Ratnawati MKKK.

Hero yang duduk di Komisi VI DPR-MPR RI itu juga mengingatkan kepada Masyarakat Kecamatan Jatibarang agar memegang nilai Bhinneka Tunggal Ika, yaitu saling menghargai perbedaan. Meskipun berbeda-beda tapi tetap satu. Menjunjung tinggi UUD ’45, serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

segenap masyarakat Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu sangat antusias menyambut kehadiran salah satu kader terbaik Partai Demokrat itu. Semua peserta yang hadir tetap menerapkan protokol kesehatan Pandemi Covid-19.

Selain sosialisasi empat pilar kebangsaan, pria yang akrab disapa Kang Hero itu juga menyerap aspirasi masyarakat.Terutama tentang kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Jatibarang yang masih belum memadai untuk kebutuhan para petani.

“Saya siap menampung aspirasi dari masyarakat Jatibarang tentang kelangkaan pupuk subsidi. Saya memang tugas di komisi VI mengawasi BUMN. Oleh karena itu, nanti saya akan sampaikan kepada PT Pupuk Indonesia agar bisa mencarikan solusinya,” pungkasnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *