Heboh Foto Syekh Ali Jaber di ICU, Gus Miftah: Diambil Tanpa Izin Oleh Oknum Perawat

oleh -63 views
syekh-ali-jaber-terkini
Unggahan Yayasan Syekh Ali Jaber.

FOTO yang diklaim kondisi terkini Syekh Ali Jaber kritis beberapa waktu lalu sempat membuat geger warganet. Di foto itu sang ulama tampak memprihatinkan.

Syekh Ali tak sadarkan diri dan menggunakan alat bantu pernapasan. Tersebarnya foto ulama kondang itu mengundang reaksi sejumlah pihak.\

Salah satunya, ulama muda nyentrik, Gus Miftah. Diapun turut mendoakan agar pendakwah lemah lembuh itu segera diberikan kesembuhan.

Baca Juga: Aneh, Warga yang Tenggelam di Cimanuk Tiap Hari Berenang Nyeberang Sungai

“Mohon doa terbaik untuk guru kita @syekh.alijaber , Allah angkat penyakitnya, dipanjangkan umurnya dalam ketaatan dan manfaat, alfatiha,” tulis Gus Miftah lewat unggahan Instagramnya, Senin (4/1/2021).

Gus Miftah pun mengakui, foto itu memang benar saat Syekh Ali Jaber dirawat di ICU. Namun, foto diambil tanpa izin pihak keluarga oleh seorang perawat.

“Bismillah, walhamdulillah. Terkait foto Syekh Ali Jaber beredar berantai, foto tersebut dari perawat RS yang melanggar etika/privacy pasien,” tegasnya.

Baca juga: Cibuaya Meluap, Aktivitas Terganggu

Sahabat Deddy Corbuzier itu mengatakan kondisi Syekh Ali Jaber mulai membaik.

“Foto itu benar masih di ruang ICU, namun alhamdulillah kondisinya berangsur membaik sebagaimana keterangan berkala yang diterima pihak keluarga dari dokter dan tim medis resmi pihak RS,” jelasnya.

Kendati sempat menghebohkan, Gus Miftah memaknai positif beredarnya foto tersebut. Menurut dia, banyak orang yang mendoakan seperti yang diyakini pihak Syekh Ali Jaber yang disampaikan kepadanya. “Hikmahnya, semakin banyak yg mendo’akan. Kami mengucapkan terimakasih (Wa dari asisten beliau),” ungkapnya.

Seperti diketahui, foto Syekh di ICU itu kali pertama muncul di Instagram Arie Untung. Namun, tidak lama, suami Fenita Arie itu menghapus unggahannya itu. (nin/pojoksatu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *