Harga Cabai Rawit Meroket

oleh -90 views
NAIK HARGA: Salah seorang pedagang sayur di Pasar Karangampel tengah melayani pembeli, Senin (25/1). Harga cabai rawit di pasar ini ternyata masih terus melangit. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR ISTIMEWA

INDRAMAYU-Harga cabai rawit di pasar tradisional Kabupaten Indramayu semakin melangit. Kalau dalam kondisi normal harga cabai rawit hanya Rp30.000/kg, saat ini terus meroket. Sejumlah pengunjung pasar pun mengeluhkan hal ini. Pasalnya kenaikan harga cabai rawit memang sangat tinggi dan mencapai dua kali lipat.

“Iya harga cabe rawit mahal banget. Sekarang satu kilo bisa sampai Rp55 ribu,” ungkap Latif, salah seorang pengunjung pasar, Senin (25/1).

Pemilik usaha kuliner ini pun mengaku tidak mampu berbuat banyak. Pasalnya, ia tidak mungkin untuk menaikkan harga makanan, meski harga cabai naik. “Yah, yang pasti ini mengurangi keuntungan kami,” keluhnya.

Meski demikian, ia mengaku masih bisa sedikit lega karena harga sayuran yang lain seperti cabai merah, cabai hijau, atau tomat tidak mengalami kenaikan. Bahkan harga tomat saat ini masih sangat murah.

Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Karangampel, Kadman, membenarkan kalau harga cabai rawit memang terus melangit. Menurutnya, awalnya harga cabai rawit dalam kondisi normal hanya Rp30.000/kg. Kemudian naik hingga Rp50.000/kg. Bahkan, saat ini sudah naik lagi menyentuh angka Rp60.000/kg. “Kemarin memang sempat jual Rp60 ribu per kilogram, karena barangnya memang langka,” ujarnya.

Kadman mengungkapkan, penyebab tingginya harga cabai rawit karena barangnya sulti didapat. Dikatakannya, sebagian besar sayuran termasuk cabai rawit dikirim dari daerah pegunungan. Termasuk dari wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, dalam kondisi seperti sekarang ini, banyak wilayah yang terkena banjir. Bahkan pengiriman juga tersendar akibat musim hujan.

Kadman menambahkan, untuk harga komoditas lainnya termasuk cabai merah dan cabai hijau masih stabil. Cabai merah masih Rp30.000/kg dan cabai hijau Rp20.000/kg. Sementara harga kol ada kenaikan menjadi Rp8000/kg. “Yang jatuh itu harga tomat, hanya Rp3000.kg,” ujarnya. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.