Giliran Kantor Kecamatan Sukagumiwang Lockdown

oleh -201 views
SWAB TEST: Pegawai Kecanatan Sukagumiwang ikuti Swab test di Puskesmas Sukagumiwang pasca satu orang staf PMD terpapar Covid-19, kemarin.

INDRAMAYU- Seluruh pegawai Kecamatan Sukagumiwang menjalani tes swab PCR, Senin (25/1). Swab masal itu dilakukan, pasca satu pegawai kecamatan setempat yakni staf PMD dinyatakan positif Covid-19.

Sebanyak 24 pegawai dan 3 pendamping yang kontak erat dengan staf itu diswab di Puskesmas Sukagumiwang.

Camat Sukagumiwang, Budi Setiawan SSos MSi menyatakan, langkah swab PCR setelah pihaknya menerima laporan salah satu pegawainya yakni staf PMD positif Covid-19 usai menjalani swab di Cirebon pada hari Sabtu (23/1). “Hasilnya keluar pada sabtu sore, dan dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

Mengetahui itu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Puskesmas Sukagumiwang untuk melakukan swab PCR bagi semua jajaran pegawai dan melakukan tracking ke keluarga pegawainya yang terpapar Covid-19 itu.

“Diperkirakan dari kluster keluarga, karena istrinya bekerja di RSUD Gunung Jati Cirebon. Kemarin siang Satgas Covid-19 Kecamatan melakukan tracking bersama pihak Puskesmas hasilnya sudah keluar. Kakaknya ikut terpapar corona, kita masih melakukan tracking siapa saja yang kontak erat dengannya, terutama di lingkungan keluarga,” terangnya.

Sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Sukagumiwang, Budi mengungkapkan, saat ini pihaknya, terus melakukan pemantauan terhadap keluarga pegawai yang terpapar Covid-19. Selain itu, menghimbau agar semua keluarga melakukan isolasi mandiri selama 2 pekan. “Kami juga mengimbau jajaran pegawai kecamatan agar lebih waspada dan selalu mematuhi aturan protokol kesehatan baik ketika di lingkungan kantor maupun di lingkungan sosialnya,” ujarnya.

Selain itu, dirinya dan semua pegawai staf Kecamatan Sukagumiwang ikut di-swab. “Pelayanan ditutup selama tiga hari mulai tanggal 26 Januari, sampai hasil swab keluar,” ujarnya.

Namun, lanjut Budi, tidak menutup kemungkinan hasilnya lebih cepat sehingga bisa membuka kembali tempat pelayanan masyarakat.

“ Selain melaksanakan trcking dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Sukagumiwang, jadwal setiap minggu melaksanakan operasi yustisi prokotol kesehatan di tempat keramaian, seperti di pusat belanja, Pasar Daerah Bondan, dan tempat lainnya,” ungkapnya.  

Diakui, dari semua kluster upaya sudah kita lakukan semua baik internal dan eksternal juga, dan memang klaster keluarga masih perlu mendapat perhatian, karena kaitannya keluarga, adanya salah satu staf kita terpapar kita semakin perketat penerapan prokes di wilayah Kecamatan Sukagumiwang, semakin gencar lagi dan terus memberikan imbauan kepada masyarakat dan pegawai Kecamatan juga,” paparnya.

Ia berharap, hasil swab test yang diikuti seluruh jajaran pegawai kecamatan hasilnya negatif sehingga pelayanan masyarakat bisa dibuka kembali dengan cepat.

Terkait pelayanan administrasi kependudukan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan koordinasi dengan kaasi terkait apakah dapat dialihkan ke kecamatan terdekat atau tidak.

“Kita akan koordinasikan dulu dengan kasi terkait apakah bisa atau tidaknya, selama pelayanan di kantor kecamatan ditutup sementara sampai hasil Swab keluar” jelasnya. (oni/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *