Gelar Tes Swab Masal, Isoman Pegawai Bank Keliling yang Positif Corona

oleh -94 views
GERAK CEPAT: Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Desa Bongas bergerak cepat melaksanakan swab masal, penyemprotan disinfektan serta sosialisasi prokes 3M, Selasa (23/2). Menyusul adanya kasus perdana warga yang positif Covid-19. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

Status zero kasus Covid-19 yang disandang Desa Bongas, Kecamatan Bongas, akhirnya jebol juga. Menyusul salah seorang warganya dinyatakan terkonfirmasi virus SARS-CoV-2. Gerak cepat dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Desa Bongas. Agar laju penularan virus corona dapat ditekan.

KHOLIL IBRAHIM, Bongas

AF (25) menjadi warga pertama di Desa Bongas yang terpapar virus corona. Pemuda yang berprofesi sebagai pegawai bank keliling itu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani tes swab di UPTD Puskesmas Sidamulya.

Rencananya, AF yang menjadi tulang punggung keluarga itu hendak melamar pekerjaan di tempat lain. Salah satu syaratnya wajib menyertakan surat keterangan bebas Covid-19. Tapi niat warga Blok Pentil itu tertunda. Usai hasil tes swab menyatakan dirinya positif Covid-19. Padahal kondisi kesehatannya baik-baik saja. Tidak ada gejala yang mengkhawatirkan.

Kabar AF terpapar virus Corona langsung tersebar di desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani itu. Bukannya dijauhi apalagi dikucilkan. Masyarakat setempat justru bergotong-royong membantu AF beserta keluarganya.

Menjalani isolasi mandiri (isoman), Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Desa Bongas memberikan bantuan logistik. “Sejak isoman, bantuan logistik langsung diberikan. Karena memang, AF ini tulang punggung keluarganya. Dari keluarga ekonomi yang kurang mampu,” kata Pj Kuwu Bongas, Riyanto SE didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Bongas, Brigadir Supriyadi serta Babinsa Koramil Kandanghaur, Serda Misdar kepada Radar, Selasa (23/2).

Riyanto yang ketua Posko Penanganan Covid-19 Desa Bongas ini mengatakan, tes swab masal langsung dilakukan terhadap anggota keluarga, tetangga dan teman-teman yang kontak erat dengan AF. Tercatat ada sebanyak 23 orang yang di tes swab oleh petugas medis dari UPTD Puskesmas Sidamulya.

Dia membenarkan, kasus warga positif Covid-19 ini merupakan yang pertama kali terjadi di Desa Bongas sejak wabah virus Corona melanda.

 Di tengah upaya keras elemen masyarakat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Tokoh masyarakat Desa Bongas, Kadir memberikan apresiasi sigapnya Satgas Penangan Covid-19 yang beranggotakan pamong desa, ketua BPD, bidan desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh adat hingga ketua Karang Taruna itu.

Mereka langsung bergerak setelah mengetahui ada kasus Covid-19. Menggencarkan sosialisasi keliling kampung sekaligus pembagian masker gratis kepada masyaraat. Sosialisasi itu mulai dari imbauan disiplin memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan serta wajib lapor bagi warga yang baru pulang dari perantauan.

“Memang banyak yang kaget. Tapi karena kesigapan Satgas, masyarakat menanggapinya lebih tenang. Semakin sadar akan pentingnya menjaga wilayahnya dari penyebaran virus corona,” terang dia. Apalagi, sebelum penerapan PPKM, Desa Bongas juga ditunjuk sebagai Kampung Tangguh Lodaya,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.