Gaet Pemilih, Calwu Siapkan Doorprize

oleh -72 views
SEDIAKAN DOORPRIZE: Lewat baliho, calon kuwu di Desa Anjatan Utara Kecamatan Anjatan menyediakan doorprize demi memikat hati calon pemilih, kemarin. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Jelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak di Kabupaten Indramayu tahun 2021, persaingan antar kandidat calon kuwu (calwu) makin ketat. Sejumlah jurus jitu disiapkan untuk meraih simpati pemilih.  Seperti salah satu calon kuwu di Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan. Lewat alat peraga sosialisasi berupa baliho, balonwu tersebut menyediakan beragam doorprize. Mulai dari setrika, kipas angin, dispenser, mesin cuci sampai TV berwarna 21 inci.

Nantinya jika balonwu itu terpilih, aneka hadiah tersebut akan diundi dan diberikan kepada pendukungnya. Tapi ada syaratnya, doorprize hanya diberikan kepada TPS yang perolehan suaranya 60 persen.

Untuk diketahui, calon kuwu yang akan maju pada Pilwu Serentak di Desa Anjatan Utara berjumlah 5 orang. Yakni Asmuri, Hj Juhaenih, Moh Kamaludin, Tohari dan Indri Matsuri.

Pemerhati Pilwu Serentak Nasmari menuturkan, ikhtiar balonwu berbagi doorprize untuk memikat para pemilih dinilai wajar. Di samping agar pemilih antusias datang ke TPS.

Namun, Nasmari mempertanyakan cara yang dilakukan masih sesuai aturan atau tidak. Sehingga perlu ditanyakan terlebih dahulu kepada Panitia Pilwu. “Wajar, tapi apakah diperbolehkan oleh aturan. Tinggal tanya Panitia Pilwunya,” kata dia.

Sebelumnya Panitia Pilwu Desa Anjatan Kecamatan Anjatan melakukan langkah antispasi agar tahapan kampanye calon kuwu minim pelanggaran.

Antisipasi dilakukan menyusul sejumlah jadwal tahapan krusial Pilwu dihelat disaat bulan puasa. Mulai dari penetapan bakal calon kuwu menjadi calon kuwu, pengundian nomor urut hingga masa kampanye.

 “Semua krusial, tapi yang paling mendapat perhatian kami adalah masa kampanye,” kata Sekretaris Panpilwu Desa Anjatan, Sudarsono kepada Radar, kemarin.

Menurutnya, aktivitas kampanye selama bulan Ramadan berpotensi diwarnai banyak pelanggaran. Seperti politik uang maupun pengerahan massa yang dikemas dalam acara buka puasa bersama hingga tarawih keliling.

Karena itu, Panpilwu masih terus meramu metode kampanye yang tepat dibulan Ramadan yang juga masih dalam masa pandemi Covid-19. “Rencananya kami akan mengundang para calwu untuk merumuskan teknis maupun pelaksanaannya seperti apa. Supaya menjadi kesepakatan bersama,” ujarnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *