Foto Udara Kebakaran di Kilang Minyak Balongan

oleh -925 views
kebakaran-kilang-minyak-pertamina-balongan-indramayu
Foto udara kebakaran tangki kilang minyak Pertamina RU VI Balongan Indramayu. Foto: IST via Intan Tiara

INDRAMAYU – Kebakaran tangki penyimpanan kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu masih belum dapat dipadamkan. Nampak dari foto udara kepulan asap membumbung tinggi.

Dalam rilis resmi dari Pertamina disebutkan bahwa tim HSSE Kilang Pertamina Balongan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu fokus melakukan pemadaman api di area tangki kilang.

Penyebab insiden saat ini belum dapat dipastikan dan masih dalam proses investigasi oleh pihak yang berwenang

Saat ini juga tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran.

Pertamina telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra, Pendopo Bupati Indramayu dan Islamic Center.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, proses pemadaman kilang minyak Pertamina Refinary Unit (RU) VI di Balongan, Kabupaten Indramayu, sudah mulai terkendali.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– berharap kebakaran kilang minyak yang terjadi Senin (29/3/2021) pukul 00.25 WIB tersebut dapat dipadamkan pada siang atau sore hari ini. Ia pun meminta warga untuk tidak panik.

“Mudah-mudahan siang hari atau sore sudah padam,” kata Kang Emil di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jabar, Kota Bandung.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, saat ini ada lima orang luka berat dan 15 orang mengalami luka ringan.

Kang Emil memastikan warga yang mengalami luka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit umum daerah setempat.

“Ada korban luka-luka sekitar 20 orang. Mereka sudah dirujuk ke rumah sakit umum daerah setempat,” tuturnya.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kang Emil pun sudah menginstruksikan BPBD Provinsi Jabar untuk  memastikan semua kebutuhan warga yang mengungsi terpenuhi dan tetap aman dari penularan COVID-19.

“Warga yang berada di radius kilang potensi bahaya sudah diungsikan. Sekitar 500 orang sudah diungsikan Pertamina ke GOR dan Kantor Pendopo Indramayu,” ucapnya.

Kang Emil juga menuturkan, saat ini Pertamina telah mematikan sementara sistem operasi dan mencegah kebakaran agar tidak meluas. Hingga kini Pemda Provinsi Jabar masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *