Forkopincam Pasekan Pertahankan sebagai Zona Hijau

oleh -40 views
OPERASI YUSTISI: Camat A Syafruddin AS SPdI MM bersama unsure Forkopimcam Pasekan membagi-bagikan melakukan sosialisasi prokes dan pembagian masker, kemarin. FOTO: JAMAL/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Pemerintah Kabupaten Indramayu menetapkan Kecamatan Pasekan masuk dalam zona hijau. Artinya, aman dari bahaya pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pasekan terus melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan virus corona kepada masyarakat langsung melalui operasi yustisi, Senin (7/12).

“Meskipun wilayah kecamatan Pasekan masuk dalam zona hijau tapi kita tidak boleh lengah begitu saja. Karena Covid-19 ini seperti musuh yang tidak kelihatan. Susah untuk dideteksi dan siapapun bisa terjangkit. Maka dari itu, kita harus tetap hati-hati dan waspada dengan tetap menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak),” papar Camat Pasekan A Syafruddin AS SPdI MM.

Syafruddin menjelaskan, di wilayah Kecamatan Pasekan terdapat pasar tumpah yang rawan terkena dampak Covid-19. Mengingat, banyak masyarakat berkumpul jual beli di sana.

Untuk itu, Forkopimcam tidak pernah bosan mengingatkan agar setiap lokasi pasar harus disemprotkan cairan disinfektan, lalu disediakan tempat cuci tangan.

Diungkapkan Syafruddin, ada 3 pasar tumpah di Kecamatan Pasekan, yakni di Desa Pabean Ilir yang beroperasi hari Senin malam Selasa, di Desa Pasekan hari Jumat malam Sabtu, dan di Desa Brondong hari Rabu malam Kamis.

“Kita bergerak bersama Kapolsek, Koramil, Satpol PP, dan tenaga kesehatan membagikan masker dan melakukan penyuluhan tentang bahaya Covid-19. Semua itu kami lakukan agar wilayah kita tetap di zona hijau,” imbuhnya kepada Tim Radar usai melakukan operasi Yustisi.

Syafruddin berharap, masyarakat Kecamatan Pasekan memiliki kesadaran tinggi kepada kesehatan diri dan keluarganya. “Paling penting ketika perjalanan keluar rumah agar jangan lupa mengenakan masker untuk melindungi diri dan orang lain dari virus mematikan tersebut,” pungkasnya. (jml/opl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *