Diterjang Hujan Angin, APK Calwu Ambruk

oleh -37 views
DIPERBAIKI: Panpilwu Desa Kopyah Kecamatan Anjatan langsung melakukan perbaikan APK calwu yang tumbang akibat terjangan hujan angin, Senin siang (3/5).

INDRAMAYU-Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah kecamatan di wilayah barat Kabupaten Indramayu, Senin siang (3/5). Imbasnya, sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) calon kuwu (calwu) peserta Pemilihan Kuwu Serentak 2021 ambruk masal.

Seperti terpantau di zona pemasangan APK sepanjang Jalan Raya Patrol-Haurgeulis. Sejumlah APK calwu berupa baliho tumbang. Sebagian lainnya mengalami kerusakan. 

“Ada dua yang ambruk, langsung diperbaiki,” ujar Ahmad Rifai, anggota Panitia Pilwu Desa Kopyah, Kecamatan Anjatan.

Dia membenarkan, ambruknya APK calwu lantaran tak kuat dihantam angin kencang saat hujan deras melanda. Padahal, tiang APK terbuat dari baja ringan. Pemasangannyapun tidak asal-asalan.

Pihaknya bersyukur, kerusakan tidak terlalu parah. Sehingga panitia tidak perlu menggantinya dengan yang baru. “Kerusakannya ringan. Bisa dipasang lagi,” katanya.

Tak hanya Panitia Pilwu. Hujan dadakan membuat para petani yang sedang menjemur gabah dibuat panik. Meski berlangsung cepat, mereka kalang kabut menyelamatkan gabah jemuran dari guyuran air hujan.

“Beberapa hari ini memang cuaca mendung, tapi tak sampai turun hujan. Adem aja. Pas hujan benar-benar turun, jelas kita dibuat panik gak ada persiapan. Untung tidak sampai lama,” ujar Ade salah seorang petani.

Bapak dua orang anak ini menjemur gabah hasil panen di badan jalan. Lantaran minimnya lahan terbuka, akibat lahan terdesak permukiman. Saat ini hampir tidak ada lagi lahan kosong di permukiman yang bisa dipergunaan untuk menjemur gabah. Akhirnya dia dan petani lainnya terpaksa menjemur di badan jalan.

Kebetulan ruas jalan lingkungan di desanya sudah diperbaiki dengan cara dibeton. Setengah dari jalan beton tersebut kerap dipergunakan untuk menjemur gabah.

“Untungnya mayoritas jalan desa sudah dicor beton. Bagusnya lagi, gabah  yang dijemur di atas jalan beton lebih cepat kering bila dibandingkan menjemur di tanggul sungai apalagi dilapangan,” tuturnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *