Dihelat Sederhana, Berharap Situs Makam Syekh Abdurrohman di Kiajaran Wetan Semakin Dikenal

oleh -92 views
ANTUSIAS: Pengelola Situs Makam Syekh Abdurrahman bersama warga menggelar doa bersama di area kompleks makam, kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

Sejak situs makam ditemukan 14 November 2019 silam, pengurus makam Syekh Abdurrohman di Desa Kiajaran Wetan Kecamatan Lohbener baru menggelar haul, Rabu (3/11). Haul perdana yang dibalut dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW berjalan khidmat.

ANANG SYAHRONI, Lohbener

RATUSAN jamaah baik dari desa, desa tetangga dan jamaah dari luar Kabupaten Indramayu tampak memedati kompleks makam Syeikh Abdurrohman. Mereka khusyuk melantunkan zikir dan tahlil.

Pengurus makam Syeikh Abdurrahman Blok Langgen Desa Kiajaran Wetan, Ustad Taufik Tabroni menjelaskan, Syeikh Abdurrahman adalah seorang wali mastur atau wali Allah yang tersembunyi.

Dikatakan Taufik, keberadaan makam Syekh Abdurrohman sendiri ditemukan berdasarkan petunjuk dari KH Muhammad Abbas Fuad Hasyim pada 14 November 2019. “Alhamdulillah, keberadaan makam Syekh Abdurrohman sampai sekarang semakin terawat,” katanya.

Taufik bercerita, bahwa untuk menemukan makam Syekh Abdurrohman harus memenuhi empat syarat, yakni membuat musala di area makam, mengkhatamkan Alquran minimal satu bulan sekali, memperbaiki akses jalan menuju area pemakaman dan yang keempat memasang atau membuat pagar di sekililing pemakaman.

“Kami bersama pemerintah desa, tokoh agama, masyarakat sepakat untuk memenuhi syarat tersebut, dan Alhamdulillah waktu itu makam ini ketemu,” terang Taufik.

Taufik bersyukur, bersama pengurus makam Syeikh Abdurrohman yang lain bisa melaksanakan haul Syeikh Abdurrohman yang pertama sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kami berharap kedepanya situs makam Syekh Abdurrohman semakin dikenal sehingga banyak peziarah dan jamaah yang datang untuk berdoa dan mendoakan serta mendapat karomah,” paparnya.

Dengan hadirnya situs makam Syekh Abdurrohma, Taufik berharap, bisa lebih menguatkan syiar agama dan pendidikan agama.

Sementara itu, pengurus lainnya, Sobri menambahkan, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dan haul Syekh Abdurrohman diisi dengan membacakan marhaban dan tahlil akbar yang diikuti jamaah dan peziarah yang datang bukan hanya dari kabupaten Indramayu akan tetapi dari Kabupaten Cirebon, Subang, Kuningan dan Majalengka.

“Alhamdulillah, agenda berjalan lancar walaupun dengan sangat sederhana, mengingat masih dalam masa pemdemi Covid-19,” ujarnya. (oni)