Denny Achmad SH MH Pimpin Kajari Indramayu

oleh -269 views
SAMBUTAN: Kajari Indramayu yang baru Denny Achmad SH MH bersama istri.

INDRAMAYU – Kejaksaan Negeri Indramayu menggelar pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu dari pejabat lama Douglas Pamino Nainggolan SH MH kepada pejabat baru Denny Achmad SH MH.

Pejabat lama Douglas menempati jabatan barunya sebagai Asiten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Kalteng. Tamak hadir Bupati Indramayu, Nina Agustina, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu.

Dalam.kesempatan itu Douglas mengaku sudah hampir 1,3 tahun dipercaya menjabat sebagai Kajari Indramayu. Pihaknya merasa berat untuk meninggalkan warga Indramayu yang begitu luar biasa.

Namun, lanjut dia, dengan berat hati sebagai abdi negara, harus siap ditempatkan di mana saja.”Yang jelas warga Indramayu itu pekerja keras. Mayoritas penduduknya adalah petani yang taat pada aturan hukum yang ada,”Ujarnya seraya menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indramayu apabila ada kesalahan.

Pejabat Kajari yang baru Denny Achmad, sudah tidak asing lagi. Mantan Kajari Karo ini bukan orang baru, akan tetapi segudang pengalaman dan prestasi yang dia miliki. Bahkan, dia juga pernah ditugaskan di lingkungan Kejati Bandung Sebagai pejabat baru, tentunya butuh masukan dan bimbingan dari para senior.

Termasuk masukan dari Bupat indramayu Nina, supaya sinergitas bisa terjalin dengan baik.”Kami sebagai orang baru mohon diterima dan sekaligus minta bimbingannya.Tanpa ada dukungan dari semua pihak, apalah artinya saya,”imbuhnya.

Achmad bertekad untuk terus melanjutkan semua program baik yang sudah dijalankan pejabat lama maupun yang belum dilaksanakan. Pertama kita akan melakukan pembenahan ke dalam organisasi di lingkungan Kejari Indramayu.

Setelah itu, kata dia, baru kita menjalin komunikasi dengan pihak luar dalam rangka memberikan pemahaman terkait dengan persoalan hukum. Apa yang disampaikan pejabat lama, ia dalam penanganan persoalan hukum akan melihat sejauh mana pemanfaat hukum, dan rasa keadilan di tengah masyarakat.

“Kita sepakat dengan Pak Douglas bahwa dalam penegakan hukum tak melulu pada hukum formil maupun materil. Akan tetapi, lebih melihat kepada pemanfaatan dan rasa keadilan bagi masyarakat,”imbuhnya.

Ditambahkannya, sejalan dengan
konsep pendekatan restorative justice yang telah digaungkan Kejaksaan Agung. Di mana suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.”Kami meminta kehadiran saya di Indramayu. Bisa diterima menjadi bagian dari keluarga,”pungkasnya. (dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *