Cegah Salah Kelola Dana Desa, Operator Desa Ikuti Bimtek Siskeudes Online

oleh -440 views
JEMPOL: Plt Bupati H Taufik Hidayat SH MSi foto bersama Kadis DPMD Drs Sugeng Heryanto, Kabid PMD Ahmad Sulaeman, pemateri dan peserta bimtek Siskeudes, kemarin (20/11). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU- Penggunaan dana desa (DD) harus bisa dipertanggung jawabkan. Sehingga, pembangunan di desa-desa bisa berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada permasalahan yang muncul.

Demikian dikatakan Plt Bupati Indramayu H Taufik Hidayat SH MSi saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) bagi operator desa se Kabupaten Indramayu, Selasa (19/11), di Aula Bank Jabar Banten Indramayu.

Taufik menambahkan, saat ini masih terdapat kesenjangan yang tinggi antara tuntutan kompetensi dengan kondisi sumber daya manusia (SDM) di desa agar dapat mengelola keuangan dengan baik. Karena itu, lanjutnya, dibutuhkan tools berupa aplikasi pengelolaan keuangan desa menjadi solusi terbaik untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

“Bimtek ini diharapkan dapat mengantisipasi penyelewengan penggunaan dana desa oleh pemerintah desa,” katanya.

Menurutnya, penguatan pemerintahan desa sudah tercantum dalam program kerja Pemerintah Kabupaten Indramayu seperti yang tertuang dalam misi ke-6 yakni menguatkan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat.

Untuk mewujudkan itu, lanjutnya, pemerintah desa mendapatkan dana yang cukup besar baik dana desa, alokasi dana desa, bantuan keuangan provinsi, bagi hasil pajak dan penerimaan lainnya.

Di Kabupaten Indramayu, ungkapnya, APBDes tahun 2019 paling kecil Rp1,5 miliar dan terbesar sampai Rp3 miliar. “Semua pengunaan dana desa harus terencanakan, dan jangan sembaragan dalam penggunaannya,” tegas Taufik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyaraka Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Drs H Sugeng Heriyanto MSi mengatakan, bimbingan teknis operator Siskeudes online tersebut sebagai upaya untuk peningkatan tata kelola keuangan desa tingkat Kabupaten Indramayu.

Kegiatan itu diharapkan dapat terwujudnya pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib, disiplin anggaran dan berbasis aplikasi online.

Sugeng menambahkan, kegiatan bimbingan teknis Siskeudes online dilaksanakan selama 16 (enam belas) hari dari tanggal 19 November – 6 Desember 2019. Sedangkan peserta kegiatan ini diikuti oleh 371 peserta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Ahmad Sulaiman SE MM mengatakan, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

Sulaiman merinci, untuk tanggal 19-20 November di Aula Bank bjb Cabang Indramayu (63 peserta), kemudian tanggal 21-22 November di Aula Kecamatan Juntinyuat  diikuti 49 peserta, tanggal 25-26 November di Aula Kecamatan Jatibarang sebanyak 59 peserta, tanggal 27-28 November di Aula Kecamatan Bangodua sebanyak 49 peserta, tanggal 29 November-02 Desember di Aula Kecamatan Lelea diikuti 47 peserta, tanggal 03-04 Desember di aula Kecamatan Losarang sebanyak 48 peserta, tanggal 05-06 Desember di Aula Kecamatan Anjatan diikuti 56 peserta. (oet)