Cegah Covid-19 dan Stunting lewat Lomba Mendongeng

oleh -37 views
LOMBA MENDONGENG: Tim Penggerak PKK, DPPKB, Bhayangkari, Persit, IGTK dan Himpaudi Kecamatan Gantar menggelar lomba mendongeng, Rabu (23/12). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Pandemi Covid-19 tak menyurutkan kreativitas ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK, DPPKB, Bhayangkari, Persit, IGTK dan Himpaudi Kecamatan Gantar.

Sebaliknya, menyemarakkan Hari Ibu ke-92, mereka tetap berkreasi dengan menggelar lomba mendongeng, Rabu (23/12).

Tentu saja, jalannya perlombaan bertempat di teras kantor Kecamatan Gantar itu tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penyebaran virus corona. Demikian pula dengan tema lomba yang diangkat. Yakni mengenai pencegahan stunting dan penyebaran Covid-19.

Peserta lombanya yaitu para guru Taman Kanak-Kanak (TK) serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Gantar. Diantaranya TK Al Hikmah, TK ABBA, PAUD Al Arofah, TK Harapan Bunda, TK Ganda Mekar, TK Mutiara Hati dan TK Tunas Bangsa.

Berdasarkan penilaian dewan juri, juara favorit 1 diraih Delly Nurhayanti  dari TK Tunas Bangsa. Juara favorit 2, Erni Jamsiyah dari TK Mutiara Hati dan juara favorit 3, Julekha dari TK Ganda Mekar.

Ketua TP PKK Kecamata Gantar, Titien K Wahyono menjelaskan, lomba mendongeng sengaja digelar karena dinilai sangat bermanfaat. Bagi guru TK dan PAUD dapat melatih kemampuan dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai luhur dengan cara yang mudah dipahami oleh anak-anak.

“Kegiatan mendongeng penting bagi tumbuh kembang anak. Lewat dongeng, ibu-ibu guru kita bisa menjadi promotor penyampai pesan kepada orang tua peserta didik agar memperhatikan gizi mereka. Sekaligus mematuhi protokol kesehatan dimanapun melalui 3M. Memakai masker, mencuci tanga dan menjaga jarak,” terangnya didampingi Ketua Himpaudi Karsih dan Ketua IGTKI Entin Kartini.

Titien K Wahyono menjelaskan, stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama, umumnya karena asupan makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.

Karena itu pihaknya berharap, melalui lomba mendongeng ini dapat sekaligus memberikan pencerahan dan solusi dalam mencegah dan menanggulangi stunting. Demikian pula dengan upaya pencegahan dan penyebaran virus corona.

Para guru maupun pengelola TK dan PAUD, dapat secara aktif terus mengedukasi peserta didik dan orang tuanya untuk disiplin menerapkan prokes Covid-19.

Plt Camat Gantar, Drs Edy Wahyono mengapresiasi dilaksanakannya lomba mendongeng hasil kolaborasi  TP PKK, DPPKB, Bhayangkari, Persit, IGTK dan Himpaudi tersebut.

Menurutnya, seorang guru memiliki arti penting peran dalam membentuk sikap dan watak anak ke depannya. Tak hanya itu, guru juga menjadi simbol dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Lewat mendongeng, saya yakin pesan yang disampaikan oleh guru bisa ditangkap dengan baik oleh anak-anak khususnya usia dini untuk kemudian dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Terpenting lagi lomba ini menjadi wadah kreativitas dan ajang silahturahmi kaum ibu di Kecamatan Gantar,” tandasnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *