Cari Jalan Alternatif, Pilih Waktu Bukan Puncak Arus Balik

oleh -43 views
MENDOMINASI: Kendaraan motor milik para pemudik yang hendak balik ke arah Jakarta terpakir di halaman masjid di Jalur Pantura, kemarin.FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

Kendati ada posko penyekatan, banyak pemudik yang hendak balik ke Jakarta berhasil lolos dari hadangan aparat gabungan. Hingga H+4 Lebaran, suasana Jalur Pantura Indramayu masih ramai dengan kendaraan roda dua para pemudik yang menuju arah Jakarta.

ANANG SYAHRONI, Indramayu

PARA pemudik yang lolos dari penyekatan banyak yang memilih masjid di sapanjang jalur pantura untuk beristirahat. Pasalnya, dengan ada kebijakan larangan mudik ini tidak ada warung dadakan biasanya dijadikan pemudik untuk beristirahat.

Salah seorang pemudik dari Semarang, Reza (34) mengaku, sempat di putar balik tapi bisa lolos sampai ke Jalur Pantura Indramayu. “Saya dari Semarang bersama teman pakai motor. Sempat putar balik, tapi nyari jalan alternatif sehingga bisa sampai ke Indramayu. Saya balik lagi ke Bekasi untuk bekerja,” ucap Reza (34) salah satu pemudik saat beristirahat di salah satu masjid Kecamatan Kertasemaya, kemarin.

Dikatakan Reza, dirinya memilih untuk berhenti dan beristirahat sejenak di masjid, karena lebih nyaman. Ditambah lagi, jalan pantura sejak arus mudik dan balik sangat minim warung-warung dadakan yang berdiri di sepanjang jalan saat arus mudik dan arus balik. “Tidak ada tempat istirahat warung-warung juga bisa dihitung ada berapa, beda sebelum ada corona banyak sekali warung pinggir jalan yang bisa dijadikan tempat istirahat saat mudik dan balik mudik,” ujarnya.

Pemudik lainnya, Mitra (45) mengatakan, mudik di tahun ini beda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, tahun ini, pemudik harus kucing-kucingan agar bisa lolos dari pos-pos penyekatan agar sampai di rumah orang tua ikut merayakan Lebaran di rumah orang tua tanah kelahirannya. “Ya pintar-pintar kita saja, bagaimana bisa lolos dan terhindar dari pos penyekatan. Agar bisa balik lagi ke tempat bekerja pilih di hari yang bukan jadi puncak arus balik, izin sehari,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.