Cabup Nina Siap Lestarikan Seni Budaya

oleh -72 views
Cabup Nina diarak dengan menaiki kuda depok

INDRAMAYU – Calon Bupati (Cabup) Indramayu Nina Da’i Bachtiar berkomitmen akan mengapresiasi para pekerja seni dan budaya yang ada di wilayah Kabupaten Indramayu. Nina siap berdayakan para pekerja seni seperti Dalang Kuda Depok khas Indramayu maupun karya seni budaya asli Indramayu lainnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Puteri Sulung Mantan Kapolri Jenderal Purn Da’i Bachtiar dalam kegiatan panen raya padi di Desa Bugis blok Lungmalang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, yang didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu H Sirojudin, Ketua DPD Partai Nasdem Indramayu H Eryani Sulam, serta perwakilan Partai Gerindra dan Partai Perindo belum lama ini.

Paslon nomor urut 4 itu juga menyampaikan langsung beberapa program Nina Lucky (Nicky) 5 tahun kedepan terutama dalam bidang kesenian, kebudayaan dan pariwisata dihadapan para pekerja seni dan masyarakat setempat.

Bukan hanya isapan jempol, sebagai bentuk dukungan apresiasinya kepada para tokoh dan pekerja seni budaya khas Indramayu, bahkan Cabup Nina ikut menaiki kuda depok dan diarak menuju lokasi acara panen raya di blok Lungmalang Desa Bugis, Kecamatan Anjatan.

Cabup yang berprofesi sebagai Kurator dibidang hukum itu mengungkapkan betapa pentingnya melestarikan seni budaya di Kabupaten Indramayu. Sebab seni dan budaya menurutnya bisa juga sebagai jalan untuk meningkatkan sejahteraan masyarakat.

“Meskipun masih dimasa pandemi, Kegiatan seni seperti kuda depok dengan musik gerobak yang didorong sampai keliling kampung ini harus tetap berjalan. Tapi jangan lupa, tetap dalam protokol kesehatan,” ungkap Nina.

Lebih lanjut, Nina menjelaskan, keberadaan pekerja seni saat ini, memiliki posisi penting dalam menjaga imunitas tubuh masyarakat. Pasalnya, dengan seni, membuat masyarakat Indramayu lebih indah dan terhibur, dan secara otomatis rasa bahagia dari hiburan itu bisa meningkatkan imunitas pada tubuh.

“Saya yakin, pekerja seni berperan penting dalam meningkatkan imunitas kesehatan masyarakat Indramayu semuanya,” imbuhnya.

Nina menambahkan, para pekerja seni yang mayoritas kaum muda atau milenial di Indramayu sebenarnya memiliki kreativitas tinggi dan tidak kalah jika dibandingkan daerah lainnya.

“Sebagian besar kaum muda di Indramayu memiliki semangat etos kerja yang cukup tinggi. Apalagi nilai plusnya turut serta melestarikan kesenian daerah agar tidak punah. Tinggal nanti bagaimana pemerintah daerah mendukung seni budaya Indramayu ini agar lebih diterima dan dicintai seluruh lapisan masyarakat Kota Mangga,” tuturnya kepada wartawan.

Untuk diketahui, Nina Agustina bersama Lucky Hakim juga telah mendapatkan dukungan dari sejumlah seniman dan sudah mendeklarasikan diri beberapa waktu lalu, yang menamakan dirinya PAKSI (Pusat Aduan Keluarga Seniman Indramayu), (jml)