Bupati Siapkan Inovasi dan Proyek Perubahan di Lingkungan Kerja

oleh -123 views
BERBINCANG: Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA saat menerima kedatangan peserta PKN tingkat II di ruang kerjanya, Selasa (13/4). FOTO; ISTIMEWA

Pemkab Indramayu mengirimkan pejabat di struktural untuk mengikuti PKN tingkat II. Tugas itu sudah ditunaikan. Bupati Hj Nina Agustina SH MH CRA sangat mendukung kehadiran birokrat, yang disebutnya sebagai agen perubah di lingkungan Pemkab Indramayu.

UTOYO PRIE ACHDI, Indramayu 

DUKUNGAN orang nomor satu Indramayu itu diucapkan saat menerima kedatangan 3 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II, di ruang kerjanya, Selasa (13/4).

Sedianya, selain menerima peserta PKN Tingkat II, Bupati Nina juga menerima peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Namun karena ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, pertemuan itu diundur.

Menurut Bupati Nina, baik peserta PKN tingkat II, PKA, maupun PKP harus mampu menghasilkan inovasi dan menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya. Karenanya, ia sangat mendukung pendidikan pelatihan kepemimpinan ini, termasuk outputnya yang berupa proyek perubahan (proper).

“Saya merasa bergembira, kedatangan 3 orang peserta diklat. Ada Pak Aan dari Diskominfo, ada Pak Erpin dari Dinas Ketahanan Pangan, dan Pak Yadi dari Dinkes. Mereka adalah orang-orang pilihan yang menjadi agen perubahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana yang didaulat menjadi juru bicara PKN tingkat II, mengaku sangat berterimakasih atas dukungan Bupati Indramayu kepada peserta PKN. Ia menegaskan, tanpa dukungan dari Ibu Bupati, proyek perubahan (Proper) yang diusungnya tidak bermakna apa-apa.

Kepada media, Aan membocorkan judul propernya adalah ‘Strategi Percepatan Penyelesaian Pengaduan Masyarakat Terintegrasi di Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu’.

Garis-garis besarnya, jelas Aan, masyarakat Indramayu dapat menyampaikan keluhan atau pengaduan atas pelayanan Perangkat Daerah melalui aplikasi SP4N Lapor maupun Indramayu all in one serta melalui call center dan media sosial perangkat daerah, untuk kemudian ditindaklanjuti secara cepat oleh perangkat daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Dengan proper ini, Diskominfo menjadi koordinator aduan dari masyarakat yang mengadu melalui aplikasi,” jelasnya.

Sedangkan untuk Pak Erpin, imbuh Aan, judul propernya adalah ‘Membangun Manajemen Kelembagaan Ketahanan Pangan Melalui Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) di Kabupaten Indramayu.

Di proper ini, kata Aan, akan mempergunakan hasil analisa SKPG sebagai dasar untuk mewujudkan pembangunan di bidang Ketahanan Pangan.

Terakhir, lanjut Aan, adalah proper di bidang kesehatan. Dalam kaitan ini, Dinkes melalui Pak Yadi, akan membuat Integrasi Sistem Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan di Kabupaten Indramayu.

Menurut Aan, sedianya hari ini, selain peserta PKN, Bupati Indramayu juga akan menerima peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang berjumlah 30 orang, dan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas yang berjumlah 30 orang. Namun karena di antara peserta PKA ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka acara tersebut diundur.

“Ibu Bupati menyampaikan salam kepada mereka. Insya  Allah agenda pertemuan akan tetap dilaksanakan, setelah tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Wahidin mengatakan, jumlah peserta PKN sebanyak 3 orang menerapkan  pola pengiriman ke LAN RI yang bertempat di BPSDM Provinsi Jawa Tengah. Peserta PKA 30 orang dengan pola penyelenggaraan bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat bertempat di Poltekpos Bandung.

Sedangkan untuk peserta PKP jumlah peserta sebanyak 45 orang dengan rincian 3 orang pola pengiriman ke Puslatbang LAN Jatinangor, 6 orang pola pengiriman ke PPSDM Kemendagri Jatinangor, dan 30 orang pola fasilitasi bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat bertempat di Poltekpos Bandung.

“Masih ada peserta PKP sebanyak 6 orang lagi dengan  pola pengiriman ke PPSDM Kemendagri di Jatinangor  yang akan dijadwalkan setelah Lebaran nanti,” kata Wahidin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *