Bupati Nina Luncurkan Program Dokmaru

oleh -334 views
LAUNCHING DOKMARU: Bupati Indramayu Hj Nina Agustina Da’i Bachtiar didampingi Kandinkes dr Deden Bonni Koswara (dua dari kanan) meluncurkan program dokter masuk rumah (Dokmaru), kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Bupati Indramayu Hj Nina Agustina Da’i Bachtiar SH MH, menggulirkan program dokter masuk rumah (Dokmaru).

Ada dua kecamatan di Kabupaten Indramayu yang sudah menjalankan program Dokmaru tersebut. Mereka adalah Kecamatan Sliyeg dan Kecamatan Widasari yang langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal ini merupakan bukti nyata bahwa Bupati Nina dinilai konsen dalam menjalankan progam di bidang kesehatan. ”Program Dokmaru merupakan program layanan kesehatan  langsung ke rumah warga. Terutama yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Indramayu dr Deden Bonni Koswara kepada Radar Indramayu, belum lama ini.

Dijelaskannya, Dokmaru adalah jawaban cepat (quick respon) dalam penanganan kesehatan di Kabupaten Indramayu, terutama yang sangat membutuhkan. Dalam implementasinya, kata Deden, Dokmaru menjadi Public Safety Center (PSC) 119 yang nantinya ada di Dinas Kesehatan Indramayu. “PSC 119 adalah call center untuk layanan cepat tanggap darurat kesehatan. Adanya program Dokmaru,  semua pelayanan kesehatan. Dari mulai Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akan saling terkoneksi dengan adanya call center tersebut,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat bisa langsung menghubungi call center 119 atau 081119119444 yang ada di Dinas Kesehatan. Apabila dalam keadaan darurat, operator akan menghubungi puskesmas terdekat.

Kemudian, pihak Puskesmas segera mengirimkan tim medis dan ambulans ke rumah atau lokasi orang yang melakukan panggilan darurat tersebut. “Semuanya akan segera dilakukan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Nina Agustina, menyambut baik para camat yang sudah menjalankan program prioritas yang saat ini sedang ditekankan guna memberikan jaminan kesehatan kepada warganya.

Namun demikian, pihaknya akan terus melaksanakan program terobosan ini dengan mekanisme dan sistem terintegrasi agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program Dokmaru.

“Kami tekankan program Dokmaru bukan hanya target 100 hari kerja. Akan tetapi akan terus kita laksanakan dan saatnya kita kerja, kerja dan kerja,” tegasnya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.