Bupati Minta PDAM Optimalkan Layanan

oleh -50 views
DISTRIBUSI AIR BERSIH: PDAM Tirta Dharma Ayu Kabupaten Indramayu mendatangkan air bersih melalui mobil tangki untuk warga Desa Dadap, kemarin. FOTO; KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Bupati Indramayu Hj Nina Agustina meminta PDAM Tirta Dharma Ayu memberikan pelayanan optimal kepada konsumen dan menginstruksikan untuk mengatasi persoalan distribusi air bersih.  Hal tersebut disampaikan Nina, menanggapi banyaknya keluhan konsumen terkait distribusi dan pelayanan air bersih di wilayah Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu akhir-akhir ini.

Distribusi air bersih di wilayah tersebut selama empat bulan terahir ini banyak mengalami gangguan, yakni air tidak keluar. Namun, tetap saja sebagai konsumen setiap bulan harus membayar tagihan.

Mendengar keluhan konsumen, Bupati Nina langsung melakukan langkah cepat dengan menghubungi jajaran direksi untuk segera menjawab keluhan konsumen, terkait dengan kebutuhan air bersih yang sangat dinanti. Apalagi air sangat dibutuhkan warga untuk persiapan ibadah Ramadan 1442 H.

“Jajaran direksi sudah saya perintahkan, untuk segera kirim kendaraan tangki air ke Desa Dadap, dibantu petugas dari Cabang PDAM Juntinyuat,” ujarnya, Senin (12/4). 

Masalah air bersih, kata Nina, merupakan persoalan serius. Karena air bersih adalah kebutuhan vital bagi masyarakat.

“Agar dapat diperhatikan oleh direksi dan jajaran PDAM. Apalagi sering kali disampaikan bahwa kita harus bisa mengubah pola pelayanan kepada masyarakat dengan baik, layani mereka, harus tahu apa yang diinginkan konsumen karena konsumen itu adalah raja, maka jangan diabaikan,” kata puteri sulung mantan Kapolri Jenderal H Da’i Bhactriar ini.

Pelanggan PDAM  mengeluhkan buruknya pelayanan air bersih wilayah Kecamatan Juntinyuat, khususnya di Desa Dadap. Mereka sudah mengadu kepada pihak kantor Cabang PDAM Juntinyuat. Namun, aduan konsumen belum membuahkan hasil. Tetap saja kondisi air bersih di wilayah tersebut tidak jalan selama empat bulan terakhir itu. Mereka kemudian mengadu dan mengeluh ke Bupati Indramayu, Hj Nina Agustina. (kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *