BSMSS Bangun Infrastruktur Desa

oleh -600 views
MONITOR: Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Nakromin bersama Camat Haurgeulis Rory Firmansyah SSTP MSi saat meninjau langsung pengerasan jalan dalam kegiatan BSMSS di Desa Karang Tumaritis, Kamis (31/10). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Memasuki hari kedelapan, kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Kodim 0616/Indramayu terus menggenjot pembangunan infrastruktur fisik di Desa Karang Tumaritis Kecamatan Haurgeulis, Kamis (31/10).

Seperti pengerasan jalan di Blok Julung dengan panjang sekitar 4,3 kilometer. Anggota TNI bersama warga bergotong royong melakukan perbaikan jalan yang semula rusak parah itu.

Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Nakromin bersama Camat Haurgeulis Rory Firmansyah SSTP MSi serta jajaran turut memantau pelaksanaan pekerjaan yang ditargetkan tuntas sebelum penutupan BSMSS pada Rabu (6/11) mendatang.

“Saya lihat progresnya baru 3 kilometer jalan yang sudah dilakukan pengerasan. Terus berlanjut, mudah-mudahan selesai secepatnya,” kata Camat Rory Firmansyah.

Selain pengerasan jalan, kegiatan fisik lainnya yang terus dilaksanakan yaitu pembangunan sebanyak 25 unit rumah tidak layak huni dan rehab jembatan. Sedangkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 40 titik sudah mencapai 80 persen.

“Masyarakat di Desa Karangtumaritis sangat gembira tentunya dengan adanya pembangunan fisik pada kegiatan BSMSS ini. Masyarakat antusias untuk gotong royong bersama anggota TNI, kekompakannya luar biasa,” katanya.

Dandim 0616/Indramayu, Letkol CZI Aji Sujiwo SH MSi melalui Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Nakromin mengatakan, selain kegiatan fisik, pelaksanaan BSMSS juga diisi dengan nonfisik. Meliputi pelayanan adminduk, donor darah, pembuatan SIM, pasar murah, pengobatan masal, pelatihan industri rumah tangga, pelayanan KB, penanggulangan kebencanaan, dan wawasan kebangsaan.

“Kegiatan BSMSS yang berlangsung selama 14 hari ini, melibatkan personel sebanyak 150 orang terdiri dari anggota TNI dan unsur pendukung. Diantaranya masyarakat wanra, Pemda dan KBT,” pungkasnya. (kho)