Blusukan ke Pasar Edukasi Prokes

oleh -83 views
BLUSUKAN: Tim gabungan Satgas Covid-19 Kecamatan Patrol kembali melaksanakan sosialisasi serta edukasi penegakan protokol kesehatan kepada masyarakat yang beraktivitas di Pasar Daerah Patrol. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Satgas Covid-19 Kecamatan Patrol tidak henti-hentinya memberikan sosialisasi serta edukasi agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Kemarin, woro-woro sosialisasi yang dilakukan secara mobile dengan menggunakan pengeras suara menyambangi yang beraktivitas di Pasar Daerah Patrol.

Tim gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP juga membawa poster imbauan sekaligus membagikan masker gratis kepada para pengunjung maupun pedagang pasar.

Petugas tak segan memberikan imbauan ke warga agar tidak berkerumun, meski dipasar jaga jarak sangat diperlukan. Tanpa lelah mereka memantau dan memastikan 3 M diterapkan.

Camat Patrol Teguh Budiarso SSos MSi menjelaskan, kegiatan ini dilakukan agar masyarakat semakin sadar dan menjadikan prokes sebagai panduan dan kebiasaan.

“Ini merupakan kegiatan rutin selain operasi Yustisi, dengan langsung turun ke masyarakat.  Kami gugah terus kesadaran masyarakat menjadikan prokes sebagai kebiasaan,” ujar dia.

Kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di fasilitas umum seperti pasar harus diterapkan. Ini karena pasar berpotensi menjadi salah satu tempat atau kluster terjadinya penularan Covid-19.

Senada disampaikan Danramil 1614/Anjatan, Kapten Czi Samsudin. Dalam memutus penyebaran Covid-19 pihaknya mengedepankan cara persuasif yaitu mobile dan stasioner. Pun demikian, masyarakat tidak boleh ceroboh dan harus semakin berhati-hati ketika beraktivitas.

“Pandemi belum berakhir, karenanya disiplin protokol kesehatan wajib selalu diterapkan, untuk mencegah semakin bertambahnya warga yang terinfeksi Covid-19,” kata dia.

Menurutnya, percepatan penanganan Covid-19  tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah maupun jajaran terkait seperti TNI dan Polri. Tapi butuh dukungan masyarakat bersama stake holder untuk memutus mata rantainya. “Masyarakat tetap bisa beraktifitas normal, tapi wajib menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.