BKKBN Pusat Puji Bupati Nina, Perhatikan Kesehatan Warganya, Gelontorkan Anggaran 11,8 Miliar

oleh -63 views

INDRAMAYU _ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Kamis (14/10) di Kantor Pendopo Indramayu. Bupati Hj Nina Agustina SH MH CRA, menyambut kedatangan rombongan yang diketuai Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo.

Keduanya bertemu dan terlibat obrolan santai di teras belakang pendopo. Ikut mendampingi Nina, Asisten I Setda Indramayu, Jajang Sudrajat serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana setempat. Orang

Bupati Nina menyampaikan sejumlah program kependudukan dan keluarga berencana. Putri mantan Jend. Pol. (Purn) Tan Sri Prof. Drs. Da’i Bachtiar, S.H., A.O. memberikan perhatian penuh terhadap upaya-upaya penanganan Covid 19 melalui vaksinasi dan kegiatan keluarga berencana. “Yang jelas kami ingin memberikan yang terbaik. Untuk masyarakat Indramayu,”ujarnya.

Nina menyatakan, perhatian BKKBN Pusat untuk Indramayu merupakan buah dari kerja keras semua pihak dan masyarakat. Sebagai salah satu daerah yang memiliki persoalan kualitas hidup penduduk, Indramayu telah membuat sejumlah skema penanganan.

Salah satu skema itu antara lain program pencegahan kasus stunting melalui sebuah gerakan yang disebut Gesit (Gerakan Penanganan Stunting Indramayu Terpadu). “Kasus stunting menjadi perhatian serius kami. Sebab stunting menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup penduduk,”imbuhnya.

Selain skema pencegahan stunting, imbuh Nina, Pemkab Indramayu juga fokus pada program pengendalian penduduk. Tujuannya agar terjadi keseimbangan populasi dengan kondisi sosial dan ekonomi daerah.

“Langkah awal pengendalian penduduk, akan kami adakan kegiatan sterilisasi pada pria dan wanita (vasektomi dan tubektomi) yang akan diselenggarakan mulai akhir Oktober tahun ini,” terangnya.

Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas komitmen Bupati Nina dalam melaksanakan seluruh program BKKBN. Atas komitmen itu BKKBN menggelontorkan anggaran sebesar Rp11,8 miliar untuk Indramayu.

“Terima kasih untuk Ibu Bupati Nina, atas komitmenya kepada masyarakat. Guna mensukseskan program Bangga Kencana, program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Hasto.

Hasto menambahkan, anggaran yang diberikan BKKBN kepada Pemkab Indramayu, digunakan untuk kegiatan percepatan vaksinasi serta kebutuhan lain mengangkut klaim jasa medis bagi bidan dalam penanganan persalinan dan lain-lain.

“Sekarang sudah kami bantu anggaran. Jadi bidan atau tenaga medis tidak perlu repot-repot lagi mengurus klaim melalui BPJS karena sudah disiapkan oleh bupati,” ujar Hasto. (dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.