Beri Bonus Gratis Biaya Pendidikan bagi Juara

oleh -549 views
JUARA: Kepala Madafa Bongas Drs H Moh Nasir MA menyerahkan hadiah kepada tim juara event Gloris 3. Selain piala, sertifikat dan uang pembinaan, juga beasiswa gratis bagi anggota juara yang berminat sekolah di Madafa. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

Event Gerak Lomba Aksi Baris Berbaris (Gloris) 3 se-Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta tahun 2019 yang dilaksanakan eksktrakurikuler Pasukan Pengibar Bendera Sekolah (Paskibra) Madrasah Aliyah Darul Falah (Madafa) Bongas sukses dihelat, Sabtu (9/11).

KHOLIL IBRAHIM, Bongas

DIIKUTI sebanyak 34 tim tingkat SMP/MTs sederajat, event rutin dua tahunan itu juga mampu menyedot animo ribuan pelajar untuk menyaksikan secara live unjuk keterampilan dan seni baris berbaris bertempat di halaman tengah kampus Madafa Jl Tundagan, Desa Margamulya, Kecamatan Bongas.

Tak hanya pelajar, para guru dan orang tua siswa juga ikutan berbondong-bondong hadir memberikan dukungan kepada anak-anaknya. Tidak hanya dari Kabupaten Indramayu, mereka datang dari berbagai daerah seperti Cirebon, Subang dan Purwakarta.

Berlangsung sehari penuh, dewan juri dari Kodiklat Lembang dan PPI Jawa Barat akhirnya memutuskan tim Paskibra SMPN 1 Gantar tampil sebagai juara umum. Sedangkan juara kedua serta ketiga, masing-masing diraih tim Paskibra SMPN 2 Cipunegara Subang dan MTs Negeri 4 Cirebon.

Hadiah kepada para juara diserahkan langsung Kepala Madafa Bongas, Drs H Moh Nasir MA. Selain piala, sertifikat dan uang pembinaan, tim-tim juara juga mendapat reward lainnya yang tak kalah menarik.

“Kami beri bonus beasiswa berupa bebas biaya pendidikan kepada anggota tim-tim juara yang berminat menjadi keluarga besar Madafa Bongas,” kata Moh Nasir.

Gratis biaya pendidikan selama 3 tahun diberikan kepada anggota tim juara umum. Anggota tim juara kedua diberikan gratis biaya pendidikan selama 2 tahun dan juara ketiga selama satu tahun.

Pemberian beasiswa ini, ungkapnya, untuk memotivasi mereka lebih giat meraih prestasi sesuai dengan bakat dan potensi masing-masing. Terlebih di Madafa Bongas, setiap ekskul akademik dan non akademik mendapatkan pembinaan secara khusus oleh guru pembimbing yang berkompeten.

Seiring dengan itu, Madafa Bongas juga konsisten menyelenggarakan sejumlah event untuk menjaring calon bibit pelajar berprestasi. Selain Gloris juga ada Turnamen Bola Volly (Nambolly) antara pelajar SMP/MTs.

Kemudian, ada pula event Madafa Science Expo (MSE). Sebuah ajang kompetisi antar pelajar dalam bidang sains dan teknologi. Diadakannya MSE, dilatarbelakangi oleh minimnya kompetisi sains dan teknologi sementara hampir semua sekolah telah memiliki laboratorium IPA maupun komputer.

Padahal, lomba sains dan teknologi perlu diadakan untuk menunjukkan out put pembelajaran di sekolah. Mengukur kemampuan dan  kompetensi pelajar dalam penguasaan dan pemahaman materi pembelajaran sains serta teknologi, membangun tradisi ilmiah, sekaligus memacu guru dan siswa untuk berprestasi.

“Jadi semua event di bidang akademik maupun non akademik, Madafa mencoba memfasilitasinya. Alhamdulillah, dalam setiap penyelenggaraannya terus mendapat respons positif dari banyak pihak,” tutur Moh Nasir.

Namun demikian, dia menegaskan, tujuan diadakan banyak event ini tidak hanya semata-mata mencari prestasi. Tapi pula sebagai ajang menjalin silaturahmi, membangun karakter disiplin, mampu bekerjasama, dan melatih sportivitas dan jiwa kepemimpinan.

Setiap ajang yang diadakanpun menjadi media bagi Madafa untuk mengenalkan motto sekolah. Yakni ekuatan Imtaq, Keluasan Iptek, Kemulian Akhlak, Kematangan di tengah Masyarakat (4 K). Motto ini sejalan dengan slogan Dirjen Pendis Kementerian Agama yaitu membangun madrasah yang hebat bermartabat.

Sementara itu, ketua pelaksana Nurkamil didampingi Pembina Paskibra Madafa Ruswanto SPd menyatakan, event Gloris 3 tahun 2019 ini terbilang sukses. Jumlah tim peserta membeludak sampai-sampai panitia terpaksa membatasi jumlah peserta.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan lancar dari awal sampai akhir. Zero komplain dari peserta karena panitia menetapkan standar dan aturan penilaian yang independen. Insya Allah pelaksanaan Gloris 4 dua tahun mendatang bakal lebih heboh lagi,” tandas Ruswanto. (kho)