Benih Sayuran Diburu Warga

oleh -39 views
LARIS MANIS: Lapak penjual benih sayuran di pasar mingguan Anjatan ramai dikunjungi pembeli, kemarin. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Musim penghujan datang. Tak hanya bibit pohon tanaman hias dan buah yang laris manis. Berbagai benih jenis sayuran juga diburu. Seperti benih kangkung, bayam, benteng, paria, jagung manis, seledri sampai ceisim.

Yang paling laris, benih tomat dan aneka cabai. Kerap meroketnya harga dua komoditas sayur mayur ini di pasaran, membuat warga mencari alternatif untuk menanam sendiri.

 “Saya nyari benih tomat sama cabai, buat tanam sendiri. Kalau harganya lagi mahal, kan lumayan bisa ngirit uang belanja,” ujar Damuri, salah seorang warga saat ditemui di Pasar Mingguan Anjatan, kemarin.

Apalagi, lanjutnya, harga benih semai kedua jenis sayuran ini cukup murah hanya Rp5000 per ikat isi 12 batang. Kualitasnyapun sangat bagus dan bisa langsung ditanam.

Damuri lebih memilih membeli semai bibit tanaman yang sudah jadi ketimbang menanam benih sendiri. “Gampang nanamnya. Tinggal tebar tak usah rajin disiram sekarang kan lagi musim hujan,” katanya.

Selama ini, bapak dua orang anak ini memanfaatkan lahan seluas sekitar 50 meter persegi di halaman depan dan belakang rumahnya untuk ditanami aneka tanaman.

Diakuinya, hobi berkebun mulai kembali dilakoninya seja virus corona mewabah. Tidak hanya sebagai hobi, Damuri serta keluarganya juga mengonsumsi hasil menanam sayura mereka.

Yati, pehobi lainnya menurutkan, menanam sayuran di halaman rumah dinilai menguntungkan. Bukan hanya dari segi kebersihan dan  kesehatan terjamin, memetik hasil panen memiliki kepuasan tersendiri.

“Kalau melihat sayuran yang ditanam pada tumbuh, berbuah dan segar-segar, sudah panen puas banget rasanya,” tuturnya.

Salah seorang penjual, Warso membenarkan jualannya laris manis. Peningkatan drastis terjadi sejak awal-awal musim penghujan. Ditambah masih berlangsungnya pandemi Covid-19. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *