Baru Diperbaiki Sudah Ambles, Pemcam Kerahkan Personel Pantau Kondisi Tanggul Sungai Cimanuk

oleh -305 views
KEMBALI AMBLES: Pemcam dan Pemdes Kertasemaya meninjau langsung tanggul Sungai Cimanuk yang kembali ambles, kemarin ((27/1). FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Tidak kuat menahan derasnya arus air yang meluap, tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengaspayung Desa/Kecamatan Kertasemaya yang baru beberapa pekan selesai diperbaiki kembali ambles, Senin (27/1). Pantauan di lapangan menyebutkan, tanggul yang ambles sepanjang 115 meter dan kedalaman 80 cm.

Kondisi itu membuat pemcam dan pemdes menyiagakan personel untuk terus melakukan pemantauan kondisi tanggul. Tidak hanya tanggul yang ambles, retakan yang terjadi membuat saluran pembuangan air limbah (SPAL) yang sebelumnya sudah diperbaiki juga ikut rusak.

Camat Kertasemaya Ade Sukmawibowo mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yakni BPBD, BBWSCC, dan PUPR Kabupaten Indramayu terkait tanggul yang baru selesai diperbaiki tetapi kembali ambles.

Selain itu, lanjut Ade, pemcam juga menyiagakan lima personel dari Satpol PP Kertasemaya untuk selalu memantau perkembangan tanggul.

“Kita juga saling koordinasi dengan PSDA Kecamatan Kertasemaya terkait informasi luapan Sungai Cimanuk terkait tinggi debit air dari rentang. Informasi ini jadi acuan kita untuk lebih waspada terkait luapan Sungai Cimanuk,” ucap Ade saat meninju lokasi tanggul, Senin (27/1).

Menurutnya, di Kecamatan Kertasemaya hanya ada satu titik tanggul Sungai Cimanuk yang rawan rusak, yaitu di Blok Rengaspayung Desa Kertasemaya. Sehingga, lanjut Ade, untuk penanganan bencana di Kecamatan Kertasemaya difokuskan pada satu titik di Blok Rengaspayung.

“Tadinya di Sukawera tanggul sudah aman, Tulungagung klep sudah diperbaiki semua, ya tinggal di Desa Kertasemaya saja. Semoga ini masih masa pemeliharaan bisa ditangani secara cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdes Kertasemaya Widy Santosa menambahkan, amblesnya tanggul Sungai Cimanuk terjadi pada Minggu sore (26/1), pasca Sungai Cimanuk meluap.

“Pergerakan tanah terlihat sekitar pukul empat sore. Merusak saluran pembuangan air limbah, dan sit pell, tanggul sepanjang 115 meter turun hingga 80 centimeter. Pemdes terus melakukan pemantauan kondisi tanggul, karena selama musim penghujan Sungai Cimanuk kembali meluap,” katanya.

Diakui Widy, pihak desa selalu waspada terhadap tanggul Sungai Ciamnuk di Blok Rengaspayung yang kembali ambles. “Kami mengimbau warga yang tinggal tidak jauh dari tanggul yang ambles agar lebih waspada dan terus melakukan pemantauan dan melaporkannya kepemerintah desa. Semoga saja bisa ditangani lagi secepatnya,” katanya. (oni)