Baru Calon Kuwu Petahana yang Mendaftar

oleh -209 views
DIKAWAL: Calon Kuwu Petahana Bulak Lor Arobi Amir berjalan kaki menuju Balai Desa Bulak Lor dikawal simpatisan yang diiringi bacaan salawat, kemarin. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Sejumlah petahana, maju dalam proses pemilihan kuwu (Pilwu) serentak. Tidak terkecuali, petahana di Desa Bulak Lor, Kecamatan Jatibarang, Rabu (10/3). Calon Kuwu Bulak Lor dari petahan, Arobi Amir didampingi Timses Daniyanto mengatakan, dirinya kembali maju dalam kontestasi Pilwu Desa Bulak Lor, semata-mata ingin melanjutkan program pembangunan yang telah dijalankan selama 6 tahun. Selain itu, lanjut Aorbi, banyaknya dorongan dari masyarakat yang mengingkan dirinya kembali mencalonkan diri sebagai calon kuwu.

“Saya punya visi wujudkan desa mandiri, desa membangun, yaitu mewujudkn desa mandiri dan desa membangun sebagai kawasan agribisnis pedesaan yang berbasis lokal,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Arobi  implementasi dari visi tersebut, dirinya memiliki misi diantaranya meningkatkan kinerja pemerintah desa yang bersih dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang tepat, mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan pemerintahan, meningkatkan profesionalisme dan mengaktifkan seluruh perangkat desa, melanjutkan ketersediaan sarana dan prasarana yang aman dan nyaman, meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan masyarakat desa yang maksimal.

“Pembangunan semua sektor fisik dan nonfisik akan menjadi fokus pembangunan untuk terciptanya desa mandiri,” jelas Arobi.

Sementara itu, Ketua Panitia pemilihan kuwu (Panpilwu) Bulak Lor, H Ali Sadikin mengatakan, di Desa Bulak Lor terdapat 3 calon kuwu yang mengambil formulir pendaftaran. Namun, baru satu bakal calon kuwu yang mendaftar. “Proses pendaftaran dibuka hingga tanggal 16 Maret 2021,” kata Ali Sadikin.

Jika sampai tanggal 16 pendaftar baru satu, lanjut Ali, akan diperpanjang hingga 22 Maret. “Jika ada pendaftar lebih dari 5 calon akan seleksi akademik, setelah itu baru tahap verifikasi tingkat kecamatan, dilanjutkan pengundian nomor urut calon,” ujarnya.

Sementara, untuk proses calon kuwu mendaftar hanya diperbolehkan 9 orang yang mendampingi masuk ke kantor kuwu melihat proses pendaftaran dengan wajib menerapkan protokol kesehatan, sekaligus memverifikasi berkas pencalonan. “Kita ajak masyarakat untuk ikut menyukseskan pilwu, agar berjalan aman dan kondusif, kalau bukan masyarakat sendiri yang menjaga dan sukseskan pilwu siapa lagi,” ajaknya. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *