Banjir Kembali Terjang Inbar

oleh -69 views

INDRAMAYU-Bencana alam banjir kembali menerjang wilayah barat Kabupaten Indramayu, Selasa (16/2). Kali ini, giliran 8 desa di wilayah Kecamatan Patrol, Sukra dan Anjatan terdampak banjir.

Di Kecamatan Patrol, terdapat tiga desa yang tergenang air. Yaitu Desa Limpas, Bugel dan Patrol. Kecamatan Sukra di Desa Sumuradem, Sumuradem Timur dan Bogor. Sementara di Kecamatan Anjatan, genangan air terpantau di Desa Anjatan Utara dan Anjatan.

Informasi yang dihimpun, banjir diakibatkan hujan deras sepanjang malam sebelumnya. Sejak pukul 02.00 dini hari hingga selepas Subuh. Hingga membuat beberapa kali pembuang di tiga kecamatan bertetangga itu meluap.

Limpasan air merendam ratusan unit rumah warga dan areal persawahan. Ketinggian air di beberapa titik mencapai paha orang dewasa. Selain luapan kali pembuang. Genangan air juga disebabkan mampetnya saluran air yang berada di kawasan permukiman.

“Disebabkan intensitas hujan tinggi, luapan kali pembuang serta tersendatnya aliran air diselokan. Pagi datang, sore hari genangan sudah surut,” kata Danramil 1614/Anjatan, Kapten Czi Samsudin.

Pihaknya menegaskan, jajaran TNI, Polri dan pemerintahan di 3 kecamatan itu turun melakukan upaya penanganan. Memantau perkembangan debit air sekaligus membuka titik-titik jembatan yang tersumbat sampah.

Bersama pemerintah desa yang terdampak banjir, juga dilakukan koordinasi dengan tim kesehatan sampai menyiapkan tempat evakuasi bagi warga korban banjir apabila debit air semakin tinggi. “Alhamdulillah, upaya evakuasi warga tidak dilakukan, karena banjir sudah surut. Di beberapa desa sudah normal kembali,” jelasnya.

Senada disampaikan Camat Sukra, Drs H Achmad Mansyur MSi. Banjir di wilayahnya tidak membuat masyarakat sampai mengungsi. Pun demikian, masyarakat diminta untuk tetap waspada. “Satkorlak PBA di tingkat desa sudah kita instruksikan untuk siaga. Pantau terus kondisi masyarakat dan debit air khususnya di kali pembuang,” tegasnya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *