Baher Dorong Pemerintah Bantu Nelayan Korban Kecelakaan

oleh -42 views

INDRAMAYU – Anggota Komisi V DPR RI, H Bambang Hermanto SE mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan nasib para nelayan yang menjadi korban kecelakaan dilaut. Meskipun mereka tidak menjadi peserta asuransi nelayan.

Persoalan asuransi nelayan memang menjadi salah satu sorotan legislator dari Fraksi Golkar itu. Diapun mengaku telah menggali berbagai persoalan dari para pihak yang terkait program asuransi nelayan. Terkuak, masih banyak nelayan yang belum tercatat mendapat perlindungan asuransi.

“Walaupun begitu, negara harus hadir melindungi hak setiap warganya. Termasuk nelayan. Kita akan dorong supaya nelayan yang menjadi korban kecelakaan ini mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata dia saat kunjungan kerja ke Posko Basarnas di area Pelabuhan Perikanan Eretan di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Senin (5/4).

Baher sapaan akrab Bambang Hermanto mengaku prihatin dengan musibah yang dialami oleh Anak Buah Kapal (ABK) MV Barokah Jaya. Sampai 3 hari pasca kejadian tabrakan dilaut, hingga saat ini belum mendapat bantuan maupun santunan dari pemerintah.

“Makanya kita dorong supaya pemerintah memberikan bantuan. Karena sudah kewajiban negara menjamin hak setiap warganya,” tegas dia

Kedepannya pula, Baher akan mendorong supaya setiap nelayan dapat menjadi peserta program asuransi secara otomatis. Ditanggung oleh setiap pemilik kapal yang melakukan pengurusan surat atau dokumen. Asuransi kapal maupun ABKnya sudah tercover didalamnya.

“Sama seperti angkutan darat. Mobil motor. Setiap kali BBN, sudah termasuk sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan. Jadi setiap terjadi resiko kecelakaan, secara otomatis sudah tercover Jasa Raharja. Dan ini kalau memang belum ada, nanti akan kita dorong asuransi nelayan seperti itu. Sehingga setiap nelayan yang beraktivitas dilaut sudah dilindungi oleh asuransi,” terangnya.

Dalam kesempatan itu pula, pendiri Baro Meter Center (BMC) ini memberikan apresiasi atas kinerja Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam melakukan pencarian korban musibah tabrakan antara kapal nelayan MV Barokah Jaya MV Habco Pioneer.

Terus ditemukannya nelayan yang menjadi korban hilang patut dibanggakan. Adanya kejadian ini, membuktikan Basarnas bisa melakukan koordinasi dengan baik dengan instansi lainnya dalam melakukan upaya-upaya pencarian.

“Basarnas membuktikan bisa menjadi leading sektor dalam search dan rescue. Terlepas dari berbagai kekurang yang ada, Basarnas mampu berbuat maksimal dalam melakukan evakuasi jasad yang menjadi korban. Kinerja teman-teman Basarna sangat memuaskan,” katanya.

Dia berharap, kejadian ini tidak terulang kembali dimasa depan. Insiden ini dapat menjadi momentum semua pihak untuk bisa melakukan perubahan dari mulai manajemen hingga operasional kapal nelayan yang memprioritaskan keselamatan.

Disisi lain, Baher juga meminta masyarakat dapat memberikan waktu kepada instansi pemerintah terkait untuk melakukan proses investigasi pangkal masalah penyebab terjadinya kecelakaan. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *