Alun-alun Masjid Besar Anjatan Ditutup Sementara

oleh -104 views
Alun-alun-Mabes-Baiturrohman-Ditutup-Sementara
Kawasan Alun-alun Masjid Besar Baiturrahman Anjatan akan ditutup sementara guna mengantisipasi terjadinya kerumunan massa pada malam pergantian tahun. FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Mengikuti Haurgeulis, alun-alun Masjid Besar Baiturohman Kecamatan Anjatan ditutup pada malam pergantian tahun. Penutupan sementara ini diberlakukan guna mengantisipasi penularan virus corona atau Covid-19.

“Untuk sementara, alun-alun tidak dipakai terlebih dahulu sepanjang malam tahun baru. Mohon maaf karena itu berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Camat Anjatan Opik Hidayat SSos kepada Radar, Rabu (30/12).

Berdasaran kesepakatan bersama jajaran Forkompimcam Anjatan, rencana penutupan alun-alun Mabes Baiturrohman akan dimulai Kamis sore sekitar pukul 17.00.

Tiga akses pintu masuk yang berada di sebelah timur, selatan dan utara akan ditutup menggunakan bambu. Para pedagang yang biasa mangkal di sekitar kawasan alun-alun juga diimbau untuk menutup usahanya maksimal pukul 20.00.

Camat Opik Hidayat mengungkapkan, kawasan alun-alun Anjatan diperkirakan menjadi pusat perayaan pergantian malam tahun baru seiring ditutupnya alun-alun Haurgeulis. Lantaran lokasinya sangat strategis, persis di pinggir jalan raya Jenderal Achmad Yani Anjatan.

“Kami khawatir akan menjadi lokasi alternatif masyarakat. Karena kan alun-alun Haurgeulis ditutup. Nanti pada datang kesini semua, padahal gak ada acara apa-apa,” ujarnya.

Meski ditutup, aparat Kepolisian, TNI dan Satpol PP tetap akan memperketat penjagaan di kawasan alun-alun serta akan menindak tegas bagi yang memaksa masuk kawasan itu pada malam pergantian tahun baru.

Petugas keamaan juga memperketat penjagaan di sejumlah ruang-ruang publik yang diperkirakan menjadi pusat keramaian. “Kami juga telah mengimbau kepada banyak pihak mengadakan kegiatan di dalam maupun luar ruangan yang menimbulkan kerumunan,” lanjutnya.

Camat Opik Hidayat berharap, langkah ini bisa mencegah kenaikan kasus positif Covid-19. Kesadaran masyarakat mentaati protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan cuci tangan menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai penularan. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *