Alumni BKJT II Pertamina Peduli Terdampak Banjir

oleh -16 views
PEDULI: Alumni Bimbingan Kerja Juru Tehnik (BKJT II) Pertamina VI Balongan menyalurkan bantuan tunai kepada masyarakat terdampak banjir, kemarin FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Alumni Bimbingan Kerja Juru Tehnik (BKJT II) Pertamina Refinery Unit  (RU) VI Balongan menyalurkan bantuan tunai  kepada masyarakat terdampak banjir, anak yatim piatu dan duafa.

Kepedulian Pertamina tersebut telah dilakukan sejak hari pertama banjir melanda di wilayah Indramayu.

Ketua Eks BKJT II RU VI Muhammad Bunyamin mengatakan, pemberian bantuan tunai  terhadap masyarakat korban banjir dan anak yatim piatu tersebut ada di empat titik yakni di Desa Kenanga, Desa Terusan Kecamatan Sindang, Desa Segeran Kecamatan Juntinyuat dan Kelurahan Karangmalang Kecamatan Indramayu. Pemberian bantuan khususnya di Desa Terusan meliputi 3 RT, yakni RT 11, 12 dan RT 13. “Walaupun bantuan tersebut tidak maksimal namun paling tidak warga dilungkungan RW 04 Blok Sukadedel bisa mengurangi beban pasca bajir kemarin,” katanya.

Salah satu perwakilan dari RT 11 Duliman, menyampaikan ucapan terima kasih khususnya  kepada Pekerja eks BKJT II Pertamina RU VI, yang telah memberikan bantuan kepada warga Blok Sukadedel. “Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban warga kami. Terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan,” ungkap Duliman.

Ketua Eks BKJT II RU VI Muhammad Bunyamin mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan rangkaian ulang tahun ke-28.

Hal ini juga sebagai rasa syukur pihaknya selama dua puluh delapan tahun telah mengabdi sebagai karyawan Pertamina sejak berdirinya Exor I Balongan pada tahun 1992 yang sekarang berubah nama menjadi Refinery Unit (RU) VI Balongan.

Bunyamin menambahkan, rangkaian baksos diisi dengan meberi bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan memberi santunan kepada anak yatim piatu.

Dijelaskannya, Pertamina RU VI Balongan sejak terjadinya musibah banjir yang menimpa masyarakat Indramayu sudah melakukan berbagai upaya guna meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Upaya yang dilakukan adalah dengan  melakukan penggalangan dana dan mengumpulkan pakaian laik pakai dan semua itu telah distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk membantu meng-evakuasi warga yang terisolir akibat banjir.

“Jadi pemberian bantuan ini tidak hanya di Desa Teruasan saja melainkan di berbagai wilayah kecamatan di Indramayu yang terdampak banjir,” pungkas Bunyamin. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *