Ajarkan Adaptasi Teknologi dan Literasi

oleh -38 views
KAMPUS MENGAJAR: Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogjakarta memberikan materi adaptasi teknologi di SDIT Insan Madani, kemarin.

INDRAMAYU-Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogjakarta menjalankan program kampus mengajar di Kabupaten Indramayu. Diantaranya adalah Mayda Agustina dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Riasatul Habibah dari Fakultas Agama Islam (FAI). 

Kedua mahasiswi ini ditempatkan di SDIT Insan Madani di RT03/01, Blok Pentil Desa Bongas Kecamatan Bongas Indramayu dan akan bertugas selama tiga bulan dari 22 Maret hingga 27 Juni 2021.

SDIT Insan Madani sendiri merupakan sebuah sekolah dasar yang berada di bawah Yayasan Insan Madani Bongas, yang mana dalam yayasan tersebut tidak hanya ada SD saja melainkan ada SMP/MTs, dan juga SMK yang hanya memiliki satu jurusan Farmasi karena dari yayasan itu sendiri memiliki spesialisasi di bidang kesehatan. “Untuk SD nya baru ada 4 kelas yang diisi oleh kelas 1 sampai 4, masing-masing 1 kelas dengan rata-rata jumlah siswa sebanyak 28 hingga 29 siswa,” kata Riasatul Habibah didampingi Mayda Agustina, kemarin.

Dikatakan Riasatul Habibah, salah satu program kegiatan dilakukan di SDIT Insan Madani ini yaitu adaptasi teknologi.

‘’Sosialisasi adaptasi teknologi ini bertujuan untuk mengenalkan media pembelajaran kepada siswa SDIT Insan Madani terutama dalam penggunaan google classroom, google meet, dan cara mengoperasikan microsoft word,” tutur Riasatul Habibah yang berasal dari Desa Haurgeulis itu.

Menurut Riasatul Habibah, adaptasi teknologi perlu dilakukan karena keterbatasan gadget dan orang tua sedikit memiliki waktu untuk mendampingi anak dalam belajar

Sementara itu, Mayda Agustina mengatakan, selain adaptasi teknologi, pihaknya juga mengadakan kegiatan literasi, berupa bimbingan belajar (bimbel).

“Bimbingan belajar ini dilakukan di luar jam pelajaran. Kami mengajarkan literasi dan numerasi bagi siswa yang masih belum mahir membaca, menulis dan berhitung. Kegiatan ini dilakukan selama 3 kali dalam satu minggu dengan tujuan agar mereka bisa mengejar ketertinggalan dengan teman yang lainnya,” kata Mayda Agustina yang berasal dari Desa Rambatan Wetan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDIT Insan Madani Tika Ernita Sari SPd mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa kampus mengajar yang telah berkontribusi banyak untuk SDIT Insan Madani Bongas Kabupaten Indramayu. Tika berharap ilmu yang diberikan para mahasiswa dapat diterapkan di sekolah dan membawa perubahan untuk SDIT Insan Madani. “Semoga kedepannya program kampus mengajar bisa terus dikembangkan,” harapnya.

Perlu diketahui, program kampus mengajar merupakan salah satu program kampus merdeka yang dicetuskan Kemendikbudristek. Program itu dijalankan, setelah Kemendikbudristek melihat adanya keresahan orang tua siswa dalam belajar anaknya, terutama di daerah 3T (tertingga, terdepan, dan terluar) sebagai imbas dari pandemi Covid-19 yang sangat panjang.

Program kampus mengajar diikuti kurang lebih 14.621 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh indonesia termasuk Universitas Ahmad Dahlan. (bag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.