9 Maling Motor Ditangkap, Satu Pelaku Perempuan

oleh -503 views
EKSPOSE : Polres Indramayu berhasil menangkap pencurian kendaraan bermotor dalam Operasi Jaran Lodaya, kemarin. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

Anggota Polres Indramayu dari Satreskrim berhasil menangkap 9 maling motor. Itu dilakukan dalam Operasi Jaran Lodaya 2021. Waktunya cukup singkat. Hanya 10 hari.

UTOYO PRIE ACHDI, Indramayu

PARA pelaku curanmor digelandang ke Mapolres Indramayu beserta barang bukti hasil kejahatannya, Rabu (4/3). Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, mereka kini mendekam di tahanan Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang didampingi Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara mengungkapkan, Operasi Jaran Lodaya tahap pertama yang dilakukan selama 10 hari berhasil mengamankan sejumlah unit sepeda motor hasil curian.

Operasi ini digelar seluruh anggota Reskrim Polres dan Polsek jajaran untuk melakukan penyelidikan cermat terhadap para pencuri kendaraan yang selama ini cukup meresahkan warga.

Hasilnya, sejumlah laporan kehilangan yang masuk baik ke Polsek dan Polres ditindaklanjuti dengan upaya penyelidikan. Dan anggota berhasil mengidentifikasi jejak para pelaku pencurian kendaraan motor (curanmor) itu.

Bahkan, komplotan maling motor satu persatu akhirnya ditangkap. “Mereka beraksi di enam kecamatan yang tersebar di Kabupaten Indramayu seperti Kecamatan Indramayu, Balongan, Cikedung, Terisi, Kertasemaya, dan Jatibarang,” kata Hafidh.

Meski telah mengamankan 9 pelaku, namun ada beberapa pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka kini menjadi target Operasi Jaran Lodaya.

Modus pelaku curanmor ini sama seperti pelaku-pelaku lain. Mereka mengincar motor yang terparkir ditinggal pemiliknya baik di pinggir jalan atau rumah dengan cara merusak lubang kunci menggunakan alat leter T.

Pelaku dalam melakukan tindak pidana dengan kelompok sudah terlatih terlebih dari satu orang yang sebelumnya sudah menyiapkan alat-alat untuk melakukan kejahatan tersebut. “Dari sepuluh pelaku ada yang residivis dalam kasus yang sama dan satu pelaku seorang perempuan,” paparnya.

Adapun identitas kesembilan pelaku tersebut adalah STRD (44), warga Kecamatan Kedokanbuder, RYTO (33), warga Kecamatan Krangkeng, pelaku tadah, seorang perempuan inisial IRM EFYN (31), warga Kecamatan Cikedung, SMSR, warga Kecamatan Silyeg, ANG AFD, warga Kecamatan Widasari, KHR (57) dan JY, warga Kecamatan Terisi. Kemudian, TR SRD , warga Kecamatan Pasekan, serta AZS MLM, penduduk Kecamatan Indramayu. “Satu diantara sembilan pencuri motor seorang perempuan dan dua pelaku masih di bawah umur,” tuturnya.

Atas perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun, dan penandah Pasal 480 KHUP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara. Sedangkan untuk pelaku yang masih di bawah umur akan dilakukan pemeriksaan oleh Bapas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.