oleh

Tak Ada Pesta Kemeriahan saat Hari Jadi

INDRAMAYU-Peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu yang jatuh setiap tanggal 7 Oktober, selalu identik dengan kemeriahan. Anggaran pun ditebar untuk berbagai pos kegiatan, yang dikemas dalam rangkaian kegiatan Festival Cimanuk. Kota Indramayu dihias dengan berbagai macam pernak pernik. Semua ikut gembira menikmati “kue” ulang tahun Kota Mangga.

Namun Peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-493 yang jatuh pada 7 Oktober 2020, benar-benar berbeda 180 derajat. Sama sekali tidak ada kemeriahan. Yang ada justru kesedihan dan keprihatinan. Sedih, karena Indramayu baru saja kehilangan tokoh besar. Kehilangan seorang Bapak Pembangunan, mantan Bupati Indramayu Dr H Irianto MS Syafiuddin (Yance).

Prihatin, karena peringatan Hari Jadi berada di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan entah kapan berakhir. Sama sekali tidak ada hingar bingar. Yang ada, setiap hari kita melihat penambahan angka-angka jumlah pasien positif Covid-19 yang terus bertambah.

Ada orang tua, ada anak-anak, ada bayi, ada PNS, ada juga tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif. Hingga Senin (05/19), tercatat ada 203 kasus terkonfirmasi positif. Banyak memang. Tapi ada yang sedikit bisa menghibur. Tingkat kesembuhan pasien yang terkonfirmasi positif juga cukup tinggi, 129 orang. Sementara yang masih perawatan 63 orang, dan yang meninggal 11 orang.

Pantauan Radar, kegiatan Hari Jadi ke-493 tahun 2020 ini hanya diisi beberapa kegiatan saja. Ada pawai atau kirab pusaka keliling Kabupaten Indramayu, ada ziarah ke makam RA Wiralodra sebagai pendiri Indramayu. Dan puncaknya adalah Rapat Paripurna DPRD Indramayu yang digelar Rabu (7/10) hari ini.

Salah seorang tokoh masyarakat, Drs Saptaguna mengatakan, perayaan hari jadi tidak harus dirayakan dengan hingar binger. Perayaan hari jadi di tengah pandemi ini, lanjutnya, harus lebih khusyuk dan khidmat.

“Peringatan hari jadi di tengah pandemi ini semoga bisa membuat kita semakin bisa instrospeksi. Semakin semangat untuk terus memperbaiki diri. Bukan semakin malas gara-gara Covid sembilan belas,” tuturnya.

Apalagi tantangan dan harapan sudah ada di depan mata. Masyarakat Indramayu akan segera menentukan pilihan pada 9 Desember 2020. Memilih Bupati Indramayu yang tepat, yang akan membawa daerah ini lebih bermartabat. (oet)

 

News Feed