oleh

Ratnawati Pilih Doa Bersama dengan Anak Yatim

INDRAMAYU-Calon wakil bupati nomor urut 1, dr Hj Ratnawati MKKK mengisi hari pertama kampanye dengan melakukan doa bersama anak-anak yatim/piatu dan duafa, di kediamannya di Desa Jatibarang Baru Kecamatan Jatibarang, Sabtu (26/9) malam.

Acara ini juga dihadiri calon Bupati Indramayu Muhamad Sholihin SSosI, Ketua Tim Pemenangan Sholawat H Dedi Wahidi Dr Ir H Herman Khaeron, serta dari parpol pengusung seperti Amroni SIP (Sekretaris DPC PKB), Ir Sri Budi (Ketua DPC Demokrat), H Taukhid STP (Ketua DPD PKS), H Ahmad Fathoni (Ketua DPC Hanura), dan yang lainnya.

CERITA : Hj Ratnawati berbagi cerita dan memberikan motivasi kepada anak-anak yatim.

Pada kesempatan itu, Ratnawati lebih banyak berdialog dan ngobrol dengan anak-anak yatim. Ngobrol tentang pengalaman pribadinya, yang juga sudah menjadi anak yatim sejak kelas 2 SMP. Ia pun memberi semangat dan motivasi kepada mereka agar tetap semangat menjalani hidup. Semangat untuk belajar, dan terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

DOA : Anak-anak yatim berdoa untuk Indramayu Maju, Damai, Sehat dan Sejahtera.

“Sudah menjadi kewajiban kita untuk memuliakan anak yatim dan juga fakir miskin. Insya Allah doa-doa mereka akan diijabah oleh Allah,” kata Hj Ratnawati, yang sudah rutin menggelar doa bersama anak-anak yatim, jauh sebelum dirinya menjadi calon wakil bupati.

LENGKAP : Pasangan Sholawat (Sholihin-Ratnawati) bersama tim sukses yang sangat kompak.

Calon Bupati, Muhammad Sholihin menambahkan, komitmen untuk memperhatikan anak-anak yatim yang dilakukan ibu Ratnawati bersama suaminya H Herman Khaeron, sangat sejalan dengan visi misi pasangan Sholawat (Sholihin-Ratnawati).

Dikatakan Sholihin, apabila pasangan Sholawat atas izin Allah terpilih untuk memimpin Indramayu, banyak sekali program yang akan berpihak kepada kaum lemah. Baik anak-anak yatim dan kaum duafa maupun kaum lemah lainnya.

“Kita akan siapkan anggaran yang memadai bagi guru ngaji, guru madrasah, termasuk honorer. Karena selama ini nasib mereka masih memprihatinkan,” ujar Sholihin. (oet)

News Feed