oleh

Indramayu Butuh Figur Pemimpin yang Menyehatkan

INDRAMAYU – Konstelasi politik di Kabupaten Indramayu, kian menghangat, pascapengundian nomor urut peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu. Masing-masing pasangan calon (Paslon) berusaha merebit simpati rakyat, dengan menawarkan sejumlah gagasan dan terobosan.

Tak terkecuali bagi pasangan yang berlaga dari jalur perseorangan, Toto Sucartono – Deis Handika (Toska). Sebagai paslon independen, paslon Toska bersikukuh dengan kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat. Wong cilik di Kabupaten Indramayu, harus diberdayakan untuk mewujudkan masyarakat Indramayu yang lebih sejahtera.

“Indramayu tidak kurang akan sumber daya, baik SDM maupun SDA. Tapi hingga kini, potensi itu belum dimanfaatkan secara optimal,” ungkap Ketua Tim Sukses Toska, Sudrajat kepada Radar Indramayu, Jumat (25/9).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat tahun 2018 menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu berada di urutan ke-23 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Ketertinggalan IPM Indramayu berlanjut di tahun 2019 yang tercatat 66,97, jauh di bawah IPM Jawa Barat yang mencapai 72,03.

“IPM merupakan indikator keberhasilan pembangunan kualitas hidup manusia. Salah satunya dari pendidikan yang mencatat rata-rata lama sekolah (RLS) Indramayu di 2019 hanya di angka 5,9 tahun. Bahkan lebih rendah dari Majalengka yang tercatat 6,9 tahun,” jelasnya.

Di sektor perekonomian, pertumbuhan ekonomi Indramayu hanya 1,2 persen di 2019. Bahkan di 2020 kini, angka pertumbuhan ekonomi diperkirakan minus hingga 1 persen. Hal ini berimbas pada nenurunnya daya beli serta meningkatnya jumlah pengangguran. Terlebih di masa pandemi Covid-19, yang membuat angka-angka tersebut makin memburuk.

“Ini permasalahan yang sekarang dihadapi Indramayu. Jika tidak ada terobosan dan inisiatif dari pemangku kebijakan, bisa dipastikan Indramayu akan jauh tertinggal dari daerah-daerah lain di Jawa Barat,” tandasnya.

Pada kontestasi Pilkada 2020, ia menghimbau masyarakat Indramayu untuk lebih dewasa dalam memilih. Ia tidak ingin masyarakat menyesal di kemudian hari, hanya karena salah memilih pemimpin yang asal suka ataupun yang asal populer.

“Dengan tagline Indramayu SEHAT, Toska menawarkan perubahan besar dan mendasar bagi kemajuan Indramayu melalui visi misi yang kita jabarkan.
. Lebih detail terkait visi dan misi sebagai cabup dan cawabup, silakan masyarakat bisa membaca di Harian Umum Radar Indramayu edisi Senin 28 September memdatang” pungkasnya.(tim)

News Feed