oleh

Terapkan Protokol Kesehatan, Kirab Pusaka Keliling 31 Kecamatan dalam Sehari

Pawai kirab pusaka kembali digelar untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-493. Di tengah pandemi Covid-19, roadshow rombongan pembawa benda-benda bersejarah peninggalan Raden Bagus Arya Wiralodra ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pawai hanya berlangsung sehari, mengelilingi 31 kecamatan se-Bumi Wiralodra.

KHOLIL IBRAHIM, Lohbener

KUWU Desa Langut, H Juju Juberudin ST tampak semringah. Senyumnya terus mengembang saat menerima kedatangan rombongan pawai kirab pusaka yang singgah ke Kantor Desa Langut, Kecamatan Lohbener, Selasa sore (22/9).

Bukan tanpa sebab. Ia benar-benar tak menyangka bakal kembali mendapat kehormatan menerima sekaligus menjamu rombongan yang dipimpin H Dasuki itu.

Sebab sejak awal, Kuwu Ju sapaan akrab Juju Juberudin mengetahui tak ada agenda mampir-mampir.

Sejak dilepas pagi hari dari pendopo oleh Plt Bupati Indramayu H Taufik Hidayat SH, rombongan pawai dijadwalkan kembali pada malam harinya. “Ini kebetulan sekaligus menjadi kehormatan,” ucapnya.

Kebetulan, karena rombongan pawai kirab pusaka memang berencana singgah di Desa Langut untuk beristirahat sekaligus menunaikan salat Ashar. Setelahnya, perjalanan kembali dilanjutkan menuju pendopo Indramayu.

Mengetahui ada agenda mampir, Kuwu Ju berinisiatif menawarkan diri untuk bisa menjamu rombongan. “Alhamdulillah, Pak H Dasuki dan rombongan berkenan. Ini menjadi kehormatan bagi saya pribadi dan juga masyarakat Desa Langut. Bisa kembali disinggahi para sesepuh yang membawa pusaka peninggalan Raden Wiralodra,” ujarnya.

Suami Ny Meti Monalisa ini menyebut, kunjungan ini merupakan yang ke-6 kalinya secara berturut-turut sejak menjabat sebagai Kuwu Desa Langut dari tahun 2016 lalu. Hanya saja, pada penerimaan rombongan kali ini tidak digelar secara semarak. Cuma dihadiri sejumlah pamong desa, sesepuh dan tokoh ulama demi mencegah terjadinya kerumunan massa.

Namun sebagai tuan rumah yang baik, pihaknya tetap memberikan penghormatan dan pelayanan terbaik kepada rombongan. Waktu kunjungan yang singkat dimanfaatkan untuk menggelar istighotsah dan doa bersama untuk kesehatan, keselamatan dan keberkahan kepada pemimpin-pemimpin daerah dan masyarakat Indramayu.

Sebelumnya saat acara pelepasan, Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan, melalui kegiatan pawai kirab pusaka, masyarakat akan mengetahui tentang keberagaman benda-benda sejarah milik leluhur dan pendiri Bumi Wiralodra.

“Pada hari ini kita menyaksikan bersama melepas kirab pusaka milik para leluhur kita yang telah mendirikan Kabupaten Indramayu yang kita cintai. Sehingga dengan dilepaskannya Kirab Pusaka milik leluhur Kabupaten Indramayu ini kemudian dapat diketahui oleh sejumlah lapisan masyarakat yang ada di 31 kecamatan di Indramayu,” katanya.

Ia berharap, selama perjalanan Kirab Pusaka yang keliling ke 31 kantor kecamatan di Kabupaten Indramayu dapat berjalan dengan selamat dan tanpa ada hambatan apapun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Semoga ini berjalan dengan lancar dan senantiasa mendapatkan lindungan dari Allah SWT. Dan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya. (*/opl)

News Feed