oleh

Final, PKB Usung Sholihin-Ratnawati

INDRAMAYU-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Partai Demokrat akhirnya mengusung pasangan Muhammad Sholihin SSosI-dr Hj Ratnawati MKKK sebagai calon bupati dan wakil bupati Indramayu 2020-2025.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangktan Bangsa (DPP PKB) Nomor : 3929/DPP/01/IX/2020, tertanggal 01 September 2020, yang ditandatangani Ketua DPP PKB, A Muhaimin Iskandar dan Sekjen, M Hasannuddin Wahid.

Surat Keputusan tersebut diserahkan oleh Sekretaris DPW PB Jawa Barat, HM Sidqon Djampi SH kepada pasangan Muhammad Sholihin-Ratnawati, Rabu (2/9). Turut menyaksikan H Dedi Wahidi, Dr H Herman Khaeron MSi, dan Ketua DPC Partai Demokrat Indramayu Ir Sri Budiharjo Herman.

“Ya sudah final. DPP PKB menetapkan Muhammad Sholihin-dr Ratnawati sebagai pasangan calon Bupati Indramayu,” tegas Sekretaris DPC PKB Indramayu Amroni SIP, Rabu (2/9) malam.

Menanggapi rekomendasi tersebut, Muhammad Sholihin yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu mengaku bersyukur dan siap mengemban amanah tersebut bersama dr Hj Ratnawati MKKK dari Partai Demokrat.

Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, ia mengajak seluruh kader PKB dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa untuk berjuang memenangkan PKB di Pilkada 9 Desember 2020.

“Insya Allah kalau seluruh jajaran PKB dan NU solid, ditambah dukungan dari Partai Demokrat dan partai lainnya, kita akan mampu memenangkan pilkada sekaligus melakukan perubahan di Kabupaten Indramayu,” tuturnya penuh semangat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Ir Sri Budi Hermawan, juga mengaku bersyukur dengan keluarnya rekomendasi tersebut. Ia berharap pasangan Muhammad Sholihin-dr Ratnawati bisa diterima masyarakat Kabupaten Indramayu. Sehingga bisa melakukan perubahan di Kabupaten Indramayu. “Demokrat siap berjuang memenangkan pasangan Sholihin-Ratnawati,” tegasnya.

Penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati dari PKB ini memang terbilang alot. Pasalnya, DPP PKB menginginkan H Dedi Wahidi sebagai calon bupati. Namun di tengah jalan, pria yang biasa dipanggil Dewa ini justru tidak bersedia, dengan alasan keluarga dan faktor usia. (oet)

News Feed