oleh

Entin Pimpin SMK PGRI Jatibarang

INDRAMAYU- Civitas akademika SMK PGRI Jatibarang (Maydas 159) menggelar prosesi serah terima jabatan kepala sekolah, Jumat (28/8) lalu. Entin Suhartini SSos MA resmi memimpin sekolah tersebut menggantikan Haryono Suhendro ST MA MPd.

Pergantian kepala sekolah tersebut terhitung sejak 13 Agustus 2020. Entin Suhartini sebelumnya menjabat Wakasek Bidang SDM di SMK PGRI Jatibarang, dan Haryono Suhendro selanjutnya dipercaya menjabat SMKN 1 Terisi. Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Provinsi Jawa Barat, Drs H Kustiwa Benoputra MPd.

Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat, H Dede Amar M MPd menyampaikan, mutasi dan promosi di lingkungan lembaga pendidikan PGRI merupakan hal wajar. Namun yang terpenting adalah komitmen dan konsisten meningkatkan mutu maupun kualitas pendidikan. “Apresiasi untuk SMK PGRI Jatibarang yang sudah mewujudkan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Tapi kami juga mendorong agar terus ada peningkatan,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan disiplin yang menjadi bagian dari prioritas di SMK PGRI Jatibarang sudah terbukti dengan berbagai manfaatnya.

“Tanpa menerapkan disiplin tidak akan ada hasil yang bagus. Jadi tidak harus studi banding ke luar Jawa Barat karena di Jawa Barat ada banyak sekolah bagus, buktinya SMK PGRI Jatibarang ini,” tegasnya.

Melihat perkembangan sekolah swasta dengan berbagai peningkatan dan prestasi tersebut, dipastikan bisa mengemban amanah dalam mendidik anak bangsa. Bahkan dapat dipastikan pula akan lahir generasi-generasi membanggakan dari sekolah tersebut. “Saya yakin generasi emas lahir dari sekolah ini. SMK PGRI Jatibarang ini mampu melengkapi kekurangan di dunia pendidikan. Bangsa manapun kalau mau maju pendidikannya harus dinomor satukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Jatibarang, Entin Suhartini mengatakan, jabatan yang kini diembannya merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Tidak dipungkirinya ada tugas berat dalam jabatannya, karena sekolah yang dipimpinnya telah berkembang pesat pada program pendidikan maupun pada sektor pembangunan lingkungan sekolahnya. Termasuk penerapan kebijakan yang konsisten dan disiplin. “Saya akan melanjutkan program dan kebijakan yang sudah baik, saya juga akan meningkatkannya,” ucapnya.

Entin juga secara tegas akan melaksanakan semua hal yang tertuang dalam pakta integritas. Diantaranya melaksanakan tugas sesuai AD/ART, bersikap profesional, meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan sekaligus mempertanggung jawabkannya.

Berkomitmen pula untuk melakukan pengawasan terhadap peserta didik agar tidak terlibat tawuran, tindakan kekerasan, pedofilia, narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, prostitusi, trafficking, pornografi, dan lainya.

“Apabila melanggar pakta integritas saya siap dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, dan tuntutan ganti rugi maupun pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tandasnya. (oet)

News Feed