oleh

Jelang Pilkada, Usaha Konveksi Meredup

-Indramayu-131 views

INDRAMAYU-Momentum Pilkada Indramayu 2020, berkahnya belum dirasakan para pengusaha konveksi yang ada di Bumi Wiralodra. Meski waktu pencoblosan sekitar empat bulan lagi, orderan cetak kaos dari para bakal calon kepala daerah maupun parpol masih sepi.

Kondisi ini semakin memperparah bisnis konveksi yang tengah lesu imbas pandemi Covid-19. Setidaknya itu yang dirasakan oleh Pendi, pelaku usaha konveksi asal Kecamatan Terisi. “Orderan atribut Pilkada masih sepi,” ucapnya.

Sejak adanya wabah virus corona, usaha yang dilakoninya memang terus meredup, bahkan terancam bangkrut. Malah, akibat pandemi Covid-19 banyak rekan-rekannya sudah tutup usaha. Kalaupun tetap jalan, terpaksa mengurangi jumlah karyawan lantaran minimnya permintaan barang.

Pendi mengungkapkan, biasanya pada awal-awal tahun pelajaran atau anak masuk sekolah, pesanan cetak kaos melonjak.

Demikianpula ketika ada peringatan hari besar keagamaan maupun nasional seperti hari raya dan tujuh belas Agustusan. Tapi hal itu tidak terjadi di tahun 2020 ini. ”Omzet usaha konveksi turun hingga 85 persen. Semua order dipending sampai kondisi normal,” keluhnya.

Pengusaha konveksi lainnya, Arifin membenarkan. Wabah Covid-19 memberikan dampak negatif yang cukup besar bagi pelaku usaha konveksi rumahan.

Untuk tetap bertahan, ia dan teman-temannya beralih dari pembuatan kaos, bendera maupun umbul-umbul ke produksi masker. Itu pun bahan untuk membuatnya lumayan mahal dan langka. Karena hampir semua usaha konveksi juga ramai-ramai membuat masker.

“Kita juga kadang bikin masker pesanan. Lumayan yang penting jangan sampai bangkrut. Kalau produksi kaos masih tetap berjalan, paling tidak menghabiskan stok bahan yang ada,” ujarnya. (kho)

News Feed