oleh

Mantan Bupati Indramayu Yance Tutup Usia, Ribuan Pelayat Memadati Rumah Duka

INDRAMAYU – Jenazah mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin (Yance) sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Letnan Sutejo Nomor 20 Kelurahan Margadadi Indramayu, Minggu (16/8). Ribuan pelayat sudah memadati rumah duka.

Yance wafat dalam usia 65 tahun, meninggalkan seorang istri yang juga mantan Bupati Indramayu, Anna Sophanah. Almarhum meninggalkan tiga orang anak yakni Dinny Yuniarti Syafiana, Daniel Muttaqien Syafiuddin dan Deani Iyeng Syafiana.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, kabar meninggalnya Yance terbilang mendadak. Karena informasi dari pihak keluarga, beberapa jam sebelum dinyatakan meninggal, almarhum masih tampak bugar.

Namun sekira pukul 09.00 WIB almarhumah mengeluh sakit. Info yang diperoleh dari petugas jaga di rumah duka.

Sementara, saat Yance dinyatakan meninggal, istrinya Anna Sophamah dan ketiga anaknya tidak berada di rumah. Sejak Sabtu (15/8), Anna dan ketiga anaknya berada di Jakarta untuk menghadiri pernikahan kerabat.

“Ibu dari kemarin menghadiri acara pernikahan keponakannya di Bekasi,” jelas Iwan, penjaga rumah duka.

Iwan menuturkan, Minggu (16/8) pagi itu dirinya mamberikan sarapan ke almarhum dan sempat mendengar batuk satu kali. Saat itu ia mengaku curiga, kenapa Yance belum bangun.

Kemudian Iwan meminta tolong Tatang, tetangga Yance yang rumahnya berhadapan untuk menengok. “Saya kaget wajah bapak sudah pucat. Bapak langsung di bawah ke RSUD Indramayu,” tuturnya.

Tidak lama setelah dibawa ke UGD RSUD Indramayu, mantan bupati dua periode (2000-2010) tutup usia. Yance dikabarkan meninggal sekitar pukul 09.15 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, kabar duka datang dari Indramayu. Mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syafiuddin (64), meninggal dunia, Minggu (16/8) sekitar pukul 9.10 WIB.

Hendi, adik ipar almarhum, membenarkan berita meninggalnya Yance. Menurut keterangannya, almarhum meninggal karena serangan jantung.

“Almarhum juga sudah lama menderita saraf kejepit. Sudah sering berobat. Kondisi almarhum mulai ngedrop selama tiga hari belakangan,” sebut Hendi kepada Radar Indramayu. (jml)

News Feed