oleh

Guru Pantau Belajar Siswa

INDRAMAYU-Selain melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), guru UPTD SDN Malangsari Kecamatan Bangodua memantau langsung kegiatan belajar siswa. Dua kali dalam sepekan, para guru mengunjungi langsung rumah anak didiknya secara bergiliran.

Operator Pendataan Sekolah (OPS) UPTD SDN Malangsari 2 Agus Saeful Rohman mengatakan, masa pandemi Covid-19 sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal itu, kata Agus, sesuai dengan instruksi dan aturan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu baik dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

“Semua kelas dari kelas 1 sampai 6 dilakukan secara daring dan luring dengan pembagian tugas dan pengembalian tugas, tidak ada pembelajaran secara tatap muka, selama masa pandemi,” katanya.

Namun, lanjut Agus, kendati melakukan PJJ, guru kelas memiliki kewajiban untuk mengunjungi kegiatan belajar muridnya secara langsung di rumah masing-masing. Tujuannya untuk memantau perkembangan belajar dan memberikan arahan pada siswa saat mengerjakan tugas.

Sehingga, meski pelaksanaan belajar di rumah, guru masih bisa menjalin kedekatan emosional dengan siswa walaupun dengan waktu yang serba terbatas. “Seminggu setiap guru kelas punya waktu dua hari untuk mengunjungi setiap murid. Jika dalam waktu tidak cukup bisa dilanjutkan pada hari berikutnya, karena tidak mungkin dengan jumlah murid yang banyak selesai dikunjungi satu atau dua hari,” ujarnya.

Sementara itu, langkah para guru UPTD SDN Malangsari 2 dengan memantau belajar siswa secara langsung kerumah mendapat apresiasi dari kalangan pendidikan di Kabupaten Indramayu. Salah seorang Pengamat Pendidikan, Solihin SPd mengatakan, langkah guru UPTD SDN Malangsari 2 perlu dicontoh. Pasalnya, guru tidak hanya memberikan bahan ajar semata tetapi bisa memantau secara langsung proses belajar para siswa ketika di rumah. “Perlu di contoh, selama masa pandemi peran guru sangat penting agar proses belajar secara PJJ berhasil,” tandasnya. (oni)

News Feed