oleh

Demam Gowes Aksesori Sepeda Diburu

-Indramayu-233 views

INDRAMAYU – Tren beraktivitas menggunakan sepeda lagi naik daun. Termasuk di kalangan warga pedesaan wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar). Demam gowes membuat sejumlah toko sepeda laris manis.

Tidak hanya sepeda baru maupun bekas. Aksesori sepeda juga banyak diburu. Sampai-sampai sejumlah toko sepeda mengaku kehabisan stok aksesori lantaran tingginya permintaan.

Yuyun, salah satu pemilik toko sepeda mengakui, permintaan aksesoris sepeda mulai meningkat dibandingkan pembelian sepeda baru. Saat ini aksesoris sepeda menjadi agak langka karena stoknya terbatas. “Tersisa stok aksesoris yang model lama. Itu juga tinggal sedikit,” ucapnya kepada Radar, kemarin.

Menurutnya, rata-rata aksesoris sepeda yang dicari di antaranya helm, sarung tangan, sarung sadel, lampu sampai gembok sepeda. Harganya bervariasi mulai puluhan sampai ratusan ribu bergantung merek dan kualitasnya. Selain aksesori, onderdil sepeda juga banyak dicari. Peminat rata-rata yang ingin mengupgrade sepeda lawasnya menjadi baru.

Mereparasi sepeda ketimbang beli baru memang menjadi pilihan warga. Salah satunya Jajang. Dia mengaku tak sanggup membeli sepeda baru yang sekarang harganya naik gila-gilaan.

Karena itu, bapak dua orang anak ini memilih mengupgrade sepeda lipat lawasnya menjadi kekinian. Resikonya, duit yang dikeluarkan ternyata lebih besar ketimbang saat beli sepeda lamanya.

“Dulu waktu beli harganya cuma delapan ratus ribu. Lama gak kepakai, bagian-bagian sepeda mayoritas udah rusak semua. Pas direparasi, ganti ini ganti itu, biayanya hampir satu jutaan. Gak apa-apa sih, puas setelah hasilnya lebih keren sekarang,” tuturnya.

Jajang mengakui, kembali bersepeda karena lagi viral. Selain itu, bersepeda jadi pelampiasan rasa jenuh selama pembatasan aktivitas selama pandemi Covid-19. Dengan bersepeda biesa menjadi sarana hiburan mengingat sejumlah tempat rekreasi juga belum sepenuhnya dibuka untuk umum. (kho)

 

 

News Feed