oleh

STKIP NU Indramayu Segera Berubah Menjadi Universitas Darul Maarif

LUAR Biasa. Meski baru 8 tahun berdiri, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) NU Indramayu yang berada di bawah Yayasan Darul Ma’aruf Kaplongan, tahun ini akan berubah menjadi Universitas Darul Maarif. Ini tentunya kabar yang menggembirakan bagi dunia pendidikan Indramayu.

Kepastian tersebut diperoleh setelah diterimanya surat rekomendasi perubahan bentuk lembaga pendidikan tinggi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Kementerian Pendidikan RI.

AKRAB: Ketua STKIP NU Indramayu Tobroni MPd MSi bersama Ketua LL Dikti Prof Dr Uman Suherman AS MPd.

Penyerahan surat rekomendasi dilakukan langsung oleh Kepala LL Dikti, Prof Dr Uman Suherman AS MPd, dan diterima oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Maarif Kaplongan, H Dedi Wahidi, di Graha Seni STKIP NU Indramayu, Rabu (5/8). “Dengan rekomendasi ini artinya STKIP NU dalam waktu dekat segera menjadi universitas,” tandas Uman.

Uman mengungkapkan, pemberian rekomendasi yang sangat cepat ini juga bukan tanpa alasan. Menurutnya, ada tiga poin yang menjadi pertimbangan pemberian rekomendasi tersebut. Yaitu kelengkapan dokumen, kesungguhan dari badan penyelenggaraan pendidikan dalam mengembangkan institusi, dan kepercayaan masyarakat.

“Jadi rekomendasi itu keluar karena ada sebuah prestasi yang akan dicapai institusi ini, dan sudah menunjukan progress yang bisa dihargai serta menjadikebangaan LL dikti,” jelas Uman.

RESMI: Ketua LL Dikti, Prof Dr Uman Suherman AS MPd, menyerahkan surat rekomendasi perubahan STKIP NU Indramayu menjadi Universitas Darul Maarif kepada Ketua Yayasan Darul Maarif, H Dedi Wahidi, Rabu (5/8), di Graha Seni STKIP Indramayu.

Dari sisi sarana prasarana, tuturnya, STKIP NU Indramayu menunjukan perkembangan pesat dari tahun ke tahun. Diantaranya perihal pembangunan ruang kuliah, laboratorium, serta fasilitas penunjang lainnya, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

Pertimbangan lainnya, kepercayaan masyarakat terhadap STKIP NU Indramayu ternyata cukup tinggi. Buktinya, setiap tahun jumlah mahasiswa STKIP NU Indramayu selalu mengalami peningkatan hingga 50 persen. Tahun 2017 jumlah mahasiswa baru 150 orang dan tahun 2020 ini mahasiswanya sudah 1200 lebih.

Uman menambahkan, setelah pemberian rekomendasi, pihaknya akan mengusulkan ke Kementerian Pendidikan. Nantinya akan dilakukan penilaian lebih lengkap dan mendalam. “Mudah-mudahan prosesnya tidak lama, sehingga penerimaan mahasiswa atau wisuda tahun 2021 sudah menjadi universitas,” kata Uman.

Uman menilai, kampus ini memiliki kekhasan nuansa keagamaan yang kuat. Identitas pesantrennya ada, modernisasinya juga ada. Sehingga agar kedepan semakin maju, tata kelola harus semakin diperkuat dengan manajemen yang lebih baik lagi.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Maarif Kaplongan, H Dedi Wahidi, mengaku bangga cita-cita untuk menjadikan STKIP NU menjadi Universitas Darul Maarif segera terwujud. Hal tersebut menurutnya sesuai target pencapaian sejak lembaga itu berdiri tahun 2012. “Sejak awal pendirian kita menamakan universitas. Jadi ini sesuatu yang sudah menjadi harapan kita untuk semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB ini. (oet)

News Feed