oleh

Tangkal Abrasi, Tanam Mangrove

INDRAMAYU-SMA Negeri 1 Jatibarang (SMA Sajati) melaksanakan penanaman mangrove di lahan kritis Pesisir Pantai Desa Karanganyar Kecamatan Pasekan, Sabtu (25/7).

Penanaman bibit pohon mangrove jenis bakau yang bekerjasama dengan Perum Perhutani KPH Indramayu itu dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia atau International Mangrove Day.

Sekaligus, mensukseskan Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon (GTPP) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari edaran Gubernur Jawa Barat tentang pelaksanaan gerakan tanam dan pelihara pohon dilahan kritis. SMA Sajati turut berpartisipasi dengan melakukan aksi tanam bibit pohon mangrove,” terang Kepala SMA Sajati, Daryam SPd MPd.

Ia menyebutkan, bibit pohon bakau tersebut berasal dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar yang bertugas di SMAN 1 Jatibarang.

Setiap ASN mulai kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, maupun bagian tata usaha diwajibkan menyumbang minimal 10 bibit pohon. Di SMAN Sajati sendiri jumlah ASN sebanyak 32 orang.

“Tidak hanya menyumbang, bibit pohon itu juga ditanam bersama-sama berkolaborasi dengan Perum Perhutani KPH Indramayu,” lanjutnya.

Mantan Kepala SMAN 1 Terisi ini berharap, aksi penghijauan dan sumbangan bibit pohon tidak hanya membantu pemerintah dalam menanggulangai lahan kritis.

Tetapi, dapat pula meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mangrove bagi kehidupan.

Sebab, selain bertujuan menangkal abrasi, tujuan dari penanaman mangrove ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan, ekosistem sekalian memelihara kualitas air laut yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk pesisir.

“Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan bermanfaat bagi kelestarian alam, menangkal abrasi dan semoga hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” pungkas Daryam. (kho)

News Feed