oleh

PKS Konsolidasi Pemenangan Pilkada, Netty Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

-Indramayu-162 views

INDRAMAYU- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indramayu melakukan konsolidasi dan koordinasi struktur melalui kegiatan sosialisasi empat pilar, Sabtu (11/7), di Aula Kantor DPD  PKS Kabupaten Indramayu.

Konsolidasi dan koordinasi dihadiri anggota DPR/MPR RI asal dapil Jabar VIII Dr Hj Netty Prasetiyani MSi.

Sosialisasi empat pilar mengangkat tema Mengokohkan Jiwa Nasionalisme untuk Indramayu Maju. Menurut istri mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ini, jiwa nasionalisme lahir karena pemahaman yang benar tentang Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. “Jika Indramayu ingin maju dan berkembang, maka jiwa nasionalisme harus terpatri dalam diri setiap warganya,” kata Wakil Ketua FPKS DPR RI ini.

Lebih lanjut, Netty menyampaikan, wujud jiwa nasionalisme antara lain dengan  mencintai  dan bangga dengan produk anak bangsa, melahirkan karya serta terus memacu prestasi menjadi yang terbaik.

“Kita perlu belajar dari Korea Selatan yang melesat menjadi negara maju dan modern karena sangat bangga dengan produk dalam negeri, dan terus berprestasi dalam banyak bidang,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Netty berpesan, agar kader PKS Indramayu  membangun  karakter kemanusiaan yang kuat, karena banyak masalah yang harus didekati dengan karakter kemanusiaan untuk sampai pada solusi yang tepat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPD PKS Indramayu, Tauhid menyampaikan  pentingnya mengokohkan soliditas internal kader dalam berkhidmat pada masyarakat. “Bangun komunikasi  partai  dengan seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat Indramayu  sebagai syarat meraih kemenangan dalam pilkada Indramayu,” jelasnya.

Menurut Tauhid,  Indramayu harus melakukan evaluasi atas kebijakan dan program  pembangunan selama lima tahun ini dan  menjadikan hasil evaluasi tersebut sebagai masukan bagi calon kepala daerah guna membawa Indramayu maju dan sejahtera.

 

“Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indramayu masih  masuk dalam kategori rendah yaitu 66,97. Dibandingkan dengan IPM Jawa Barat yang  72,03. Sejumlah persoalan masih dihadapi, seperti tingginya angka pengangguran,  kemiskinan, kematian Ibu dan bayi serta kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Tauhid, persoalan tersebut menjadi tantangan bagi calon kepala daerah yang akan dipilih oleh rakyat Indramayu.(oet/opl)

News Feed