oleh

SMA/SMK Terapkan MPLS Online

-Indramayu-2.186 views

INDRAMAYU-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA/SMK tahun pelajaran 2020/2021 mulai digelar pekan depan, Senin (13/7). Di tengah pandemi Covid-19 membuat pelaksanaan MPLS 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

SMK Negeri 1 Gantar berinovasi dengan merancang kegiatan MPLS online. Penyelenggaraan MPLS secara daring ini dimaksudkan agar calon peserta didik baru tetap mengenal lingkungan sekolah meskipun di tengah pandemi Covid-19.

“Kegiatan MPLS 2020 akan diikuti oleh seluruh peserta didik baru yang dilaksanakan secara daring atau online,” ucap Ketua Panitia MPLS, Suripno ST MPd kepada Radar, kemarin.

Untuk itu, sejak sepekan sebalumnya panitia MPLS mulai mempersiapkan materi pembelajaran yang dikemas dalam vidio. Sejumlah pemateri diundang untuk pengambilan gambar yang sepenuhnya di lakukan oleh pelajar jurusan atau kompetensi keahlian multimedia.

“Setiap materi akan dibuatkan videonya oleh panitia MPLS kemudian dilakukan proses editing untuk dijadikan video utama yang dibuat setiap hari mulai acara pembukaan hingga penutupan. Video kegiatan MPLS ini nantinya akan disebar kepada seluruh peserta didik baru melalui media Youtube dan WhatsApp,” terang Suripno.

Kepala SMKN 1 Gantar, Jawan Hermanto SPd MSi menjelaskan, MPLS diadakan dengan maksud untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Dalam kegiatannya calon siswa diarahkan untuk mengenal lingkungan sekolah. Lingkungan yang dimaksud adalah para pendidik, tenaga pendidikan, kurikulum, tata tertib, program sekolah, teknis pembelajaran serta sarana dan prasarana pembelajaran. “Sejauh ini persiapan dari panitia MPLS sudah cukup matang. Tinggal kesiapan calon peserta didik dan orang tuanya,” katanya.

Kesiapan dimaksud, ungkapnya, adalah kemampuan penyediaan fasilitas handphone berbasis android dari peserta didik untuk mendukung kegiatan tersebut.

Jawan tidak mengungkiri, tidak semua orang tua (ortu) calon siswa baru berasal dari keluarga mampu. Demikian pula dengan ketersediaan jaringan internet yang umumnya menjadi kendala bagi masyarakat di wilayah pelososk pedesaan.

Karena itu, pihak sekolah akan ikut memberikan solusi saat hari pertama pelaksanaan MPLS yang rencananya mengundang para calon siswa ke sekolah.

“Rencananya hari pertama MPLS anak-anak akan ke sekolah. Pertama untuk mengenalkan dan lebih mendekatkan jalinan komunikasi antara peserta didik baru dengan guru dan wali kelasnya masing-masing. Kemudian itu tadi barangkali ada kendala teknis MPLS online yang akan dialami siswa kita perlu mencari jalan keluarnya,” terangnya.

Jawan memastikan, kedatangan calon siswa baru ke sekolah tetap memperhatikan protokol kesehatan dan membagi kapasitas sekolah dengan sistem bergantian. Panitia akan membagi jumlah ssiwa dan waktu kedatangan dengan cara shift 1, 2 dan 3. (kho)

News Feed