oleh

Lagi, 2 Tenaga Kesehatan dan 1 Karyawan Swasta di Indramayu Positif Covid-19

INDRAMAYU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu kembali mengumumkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (20/06).

Penambahan pasien terkonfirmasi positif itu sebanyak 3 (tiga) kasus. Rinciannya, terdiri dari 2 kasus berasal dari hasil kegiatan swab massal dan 1 kasus dari swab mandiri.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara menyebutkan, ketiga orang yang positif tersebut yakni Tn OTU (26) dari Kecamatan Cikedung. Ny K (44) dari Kecamatan Lelea, dan Tn W (46) dari Kecamatan Karangampel.

Tn OTU adalah seorang tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Lohbener yang merupakan hasil dari 6 orang tenaga kesehatan yang telah dilakukan swab sehari sebelumnya. Sedangkan 5 orang lainnya negatif.

Tindakan yang telah dilakukan adalah melakukan disinfeksi pada Puskesmas Lohbener. Kemudian seluruh karyawan yang bekerja di puskesmas tersebut telah dilakukan karantina dan diswab pada Jumat (19/6). Saat ini sampel telah dikirimkan ke Labkes Fakultas Kedokteran Unswagati dan meminta untuk segera dikeluarkan hasilnya.

Selanjutnya 5 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan negatif Covid-19, tetap bekerja seperti biasa. Sehingga pelayanan kesehatan di Puskesmas Lohbener tidak terganggu.

“Alhamdulillah pada hari Jumat 19 Juni 2020 jam 22.30 WIB hasil swab dari 41 orang karyawan Puskesmas Lohbener hasilnya negatif. Pada hari Sabtu ini pelayanan Puskesmas sudah berjalan seperti biasanya,” kata Deden.

Tn OTU saat ini sudah berada dalam ruang perawatan isolasi RSUD Indramayu sejak Jumat (19/6). Saat ini tengah dilakukan tracing dan swab kontak erat sebanyak 17 orang.

Selanjutnya pasien Ny K, juga merupakan seorang tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Tugu. Dia merupakan hasil 7 orang tenaga kesehatan yang dilakukan swab test sehari sebelumnya. Sedangkan 6 orang lainnya negatif.

“Tindakan yang kami lakukan saat ini adalah melakukan disinfeksi pada Puskesmas Tugu dan seluruh karyawan yang bekerja dilakukan karantina dan di swab pada hari ini (Sabtu, 20/6). Kami meminta agar hasilnya cepat keluar. Sedangkan 6 orang tenaga kesehatan yang sudah negatif tetap bekerja seperti biasa,” kata Deden.

Dari hasil tracing didapatkan bahwa pasien tersebut adalah suami dari PDP (pasien dalam pengawasan) yang sebelumnya dinyatakan negatif. Kemudian akan dilakukan tracing secara keseluruhan terhadap kontak erat pasien tersebut.

Pasien yang terkonfirmasi selanjutnya yakni Tn W. Pasien ini sebelumnya melakukan swab test mandiri sebagai syarat bekerja sebagai karyawan di perusahaan swasta yang akan ditugaskan bersama 9 orang temannya ke Sulawesi.

“Ketiga kasus tersebut semuanya adalah OTG (orang tanpa gejala), pasien tidak merasakan apa pun. Padahal di dalam tubuhnya telah ada virus hal ini karena imun yang cukup baik,” ungkap Deden.

Dengan penambahan 3 kasus baru ini, hingga Sabtu (20/06) pukul 14.00 WIB yang telah terkonfirmasi positif di Kabupaten Indramayu sebanyak 29 orang. (dun/rls)

News Feed