oleh

Pedagang Aksesoris Jadi Korban Upal

-Headline, Indramayu-1.156 views

INDRAMAYU – Nasib sial dialami Aryo (37), pedagang aksesoris sepeda motor yang biasa mangkal di Jalan Raya Lelea-Tugu, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Dirinya mendapat seorang pembeli dengan menggunakan uang palsu (upal) pecahan Rp100 ribu, Minggu (14/6). Aryo baru menyadari setelah pembeli tersebut pergi meninggalkan lapak dagangan aksesorisnya.

Aryo meneceritakan kejadian yang dialamjnya kemarin. Bermula, pada saat dia sedang melayani pembeli yang lain. Di saat itulah pelaku datang dan melihat-lihat aksesoris yang akan dia beli.

“Dia (pelaku) hanya berpura-pura menawar aksesoris dan masker. Setelah dia membayar, langsung tancap gas,” terang Aryo.

Setelah menerima uang dan memberikan kembalian kepada pembeli tersebut, dirinya merasa curiga terhadap uang yang diterima si pembeli. Setelah diteliti dengan seksama dan dibandingkan dengan yang asli, ternyata uang tersebut palsu.

Dirinya merasa yakin uang palsu pecahan Rp100.000 yang diterimanya, sengaja dibayar oleh si pembeli agar mendapat keuntungan. Aryo menyakini bahwa pelaku menggunakan uang palsu untuk membeli barang di toko-toko besar. Bukan hanya di tempatnya bekerja. Pelaku juga menggunakan uang palsu di wilayah lain.

“Kalau ciri-cirinya, saya kurang begitu perhatikan. Namanya juga orang jualan, sibuk melayani pembeli yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Lelea, AKP Ryan Faisal SIK menyarankan kepada para pedagang agar lebih teliti dalam menerima uang pembayaran dari pembeli. Apakah uang tersebut asli atau palsu. Cara dengan menggunakan scanner uang bila ada. Kalaupun tidak ada, bisa cek uang tersebut dengan cara diraba, diterawang, atau dibandingkan dengan uang yang asli.

“Kami coba lidik peredaran upal ini. Apakah sengaja diedarkan di wilayah kita atau hanya cuma sebagai korban. Semua hanya ketidaktahuan penjual dan pembeli. Kalau pun ada unsur kesengajaan, pelaku akan ditindak tegas,” jelas Ryan. (oni)

 

News Feed