oleh

Petani Manfaatkan Musim Kemarau Budidaya Sayuran

-Indramayu-330 views

INDRAMAYU – Datangnya musim kemarau tidak menghalangi petani-petani kreatif untuk bercocok tanam. Seperti dilakukan para petani petani di wilayah Kecamatan Bongas.

Memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah, mereka tetap melakoni usaha dengan menanam berbagai jenis sayur mayur. Tanaman yang dipilih yaitu yang tetap bisa tumbuh meski suplai air minim.

Berbagai jenis tanaman yang menjadi pilihan para petani itu antara lain kangkung, bayam,  terong, pare dan singkong yang relatif membutuhkan sedikit air. “Yang mudah tumbuh dan bisa cepat dipanen,” ucap Tala, salah seorang warga.

Tak hanya untuk konsumsi sendiri, hasil budidaya sayuran miliknya diminati warga lainnya sehingga bisa menambah penghasilan diluar bertanam padi.

Dia mengaku, sejak dua bulan lalu memulai menanam berbagai jenis sayuran di samping rumahnya sembari menunggu pasokan air untuk kebutuhan tanaman padi. Sehingga saat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini banyak manfaatnya.

Adanya aktivitas pertanian di lahan kosong ini menurutnya juga sebagai bentuk mengisi kekosongan selama adanya aturan stay at home dari pemerintah. Dengan bercocok tanaman pangan atau memelihara hewan konsumsi seperti ayam dan ikan, masyarakat menjadi lebih produktif meski hanya berada di rumah.

Raksa Bumi Desa Bongas, Wasmin mengatakan, warga desanya kini tengah didorong untuk bertani dengan memanfaatkan lahan kosong di rumahnya masing-masing. Masyarakat diminta untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai lahan bercocok tanam atau memelihara hewan. Sehingga lahan kosong dapat produktif dan turut mendukung ketahanan pangan.

“Sebenarnya sejak pemanfaatan lahan pekarangan menjadi produktif dengan ditanami berbagai tanaman sayuran maupun ternak hewan ini sudah dijalani sejak lama jauh sebelum ada pandemi Covid-19. Sebab manfaatnya sangat banyak bagi warga. Secara ekonomi warga mampu mengolah hasil produksi tanaman sayuran menjadi ladang pemasukan. Selain itu, potensi lahan pekarangan sayuran bisa diolah berbagai produk yang memiliki nilai jual,” terangnya. (kho)

News Feed