oleh

PSBB Ke-10 di Indramayu, Masih Banyak Warga Laksanakan Salat Jumat

INDRAMAYU – Memasuki Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) hari ke-10, mayoritas umat Islam di Indramayu masih banyak yang melaksanakan salat Jumat di masjid besar baik di kota maupun di desa, Jumat (15/5).

Simpang siur perbedaan pendapat antara Majelis Ulama Indonesia Pusat dan Pemerintah Pusat Republik Indonesia berimbas pada kebijakan yang mengambang pada pemerintah dan MUI di Kabupaten Indramayu.

Sejumlah masjid besar baik di kota maupun di tingkat kecamatan hingga desa-desa, masih mayoritas menggelar salat Jumat secara berjamaah. Sebagian kecil ada yang memerhatikan protokol kesehatan, tapi lebih banyak tidak menghiraukan anjuran upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Ketidakpedulian umat Islam di Indramayu terhadap pencegahan Covid-19 turut mendapat sorotan tajam dari salah satu tokoh ulama sekaligus dosen di Fakultas Pendidikan Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu.

“Orang Islam di Indonesia, termasuk di Indramayu itu orangnya kebanyakan mabuk agama. Iya namanya orang mabuk ya mau apa? Mabuk dilawan,” sindir KH Zaenudin Aboe Bakar LC MA, alumni Al Azhar Kairo Mesir.

Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 bahkan sampai korban nyawa terus bertambah, tidak mendapatkan perhatian besar bagi masyarakat Kota Mangga. Imbauan pemerintah Indramayu seolah tidak mendapatkan simpati yang berarti.

“Seharusnya masyarakat Indramayu bekerja sama dengan pemerintah agar mengikuti semua anjuran upaya pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19, demi kebaikan dan kesehatan bersama. Agama mengajarkan agar taat pada pemimpin dan menyerahkan segala sesuatu kepada ahlinya. Dalam hal ini yang pakar di bidangnya adalah para dokter dan petugas kesehatan. Maka ikutilah petunjuk mereka, tidak perlu membandel,” tukasnya.

Untuk diketahui total kasus Covid-19 di Indramayu mencapai 1.441 orang. Dengan perincian orang dalam pemantauan (ODP) 793, pasien dalam pengawasan (PDP) 136, dan 8 positif.

Adapun yang meninggal positif 2 orang, dan meninggal PDP negatif 43 orang. Data berasal dari website resmi covid19.indramayukab.go.id yang telah diperbaharui pada Jumat (15/5) pukul 19.14 WIB. (jml/cup)

News Feed