oleh

Relawan Covid-19 Umumkan Penerima BLT

INDRAMAYU- Sebagai langkah transparansi penerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD), Tim Relawan Covid-19 Desa Kertasemaya mengumumkan penerima BLT, Rabu (13/5).

Pengumuman warga penerima BLT dilakukan tim relawan dalam bentuk spanduk yang terpasang di kantor kuwu setempat. Dalam spanduk itu, ada sebanyak 170 KK atau nama warga yang kategori tidak mampu terdampak Covid-19 yang berhak menerima bantuan langsung tunai dari pemerintah desa sebesar Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan kedepan.

Koordinator Tim Relawan Covid-19 Kertasemaya, Muntohid menjelaskan, daftar nama warga penerima BLT diseleksi secara detail dan langsung menyasar rumah-rumah warga yang dianggap layak oleh tim pendata yang melibatkan BPD, RT, RW, dan pemerintah desa.

“Tim bisa memastikan yang menerima bantuan BLT orang-orang yang layak dibantu dan membutuhkan, bukan orang penerima bantuan ganda, warga tidak perlu khawatir tidak mendapat bantuan,” ujarnya.

Penyaluran BLT, lanjut Muntohid, akan disalurkan melalui bank yang ditunjuk pemerintah daerah, melalui rekening pribadi penerima. Pihaknya hanya menyetorkan standing intruksi (SI) ke bank nama penerima dan nomor rekeningnya. “Desa Kertasemaya menganggarkan Rp306 Juta setara 30 persen dari dana desa (DD),” ungkapnya.

Sementara itu, BPD Kertasemaya Herdiyanto Mulyadi mengatakan, keikut sertaanya sebagai tim pendamping menyeleksi warga desa yang berhak menerima program bantuan BLT dari dana desa (DD), bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa warga yang mendapatkan bantuan tidak salah sasaran dan lebih tepat sasaran. Sehingga, tidak ada lagi anggapan dari warga bahwa dalam seleksi penerima bantuan adalah orang-orang terdekat saja, tetapi murni hasil di lapangan.

“Perlu dicacat, dalam tahap penjaringan penerima BLT adalah orang-orang yang tidak mampu terdampak corona karena yang menyeleksi tim dari desa libatkan BPD dan RT, ini lebih tepat sasaran. Berbeda dengan bansos lainnya yang pusat yang hanya memberikan by name by adress saja, dan bukan desa atau RT yang data,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 02, Adi S menuturkan, sebagai tim penjaringan warga penerima bantuan BLT di Desa Kertasemaya, dirinya memastikan warga yang menerima BLT merupakan hasil seleksi dan dapat di pertanggung jawabkan. “Karena saya ikut langsung mendata, warga yang dapat orang-orang yang tidak mampu. Dalam seleksi kami ikuti prosedur bukan orang yang penerima bantuan dari pemerintah, jadi tidak ada penerima bantuan ganda,” ujarnya. (oni)

News Feed